Ada dua penyedia layanan Content Management System (CMS) yang paling populer di Internet, masing-masing adalah WordPress dan Blogger. Awal mula bersinggungan dengan dunia Blog, Saya sudah memutuskan untuk memilih WordPress. Sahabat Blogger.…, Anda juga sangat mungkin memiliki alasan tersendiri ketika memutuskan untuk memanfaatkan fasilitas penyedia Blog. Sepuluh kriteria berikut ini merupakan 10 alasan memilih WordPress;

1/ WordPress bisa digunakan oleh orang awam sekaligus oleh para web developer. Jika yang pertama bisa memanfaatkan fasilitas yang free, maka yang kedua sudah memanfaatkan yang sifatnya  terupgrade dengan kemampuan masing-masing untuk mengelola Blog atau Websitenya.

2/ WordPress bisa diisntall ke dalam server kita sendiri, bahkan di dalam komputer kita sehingga bisa dimanfaatkan untuk mengelola Blog secara offline dengan fasilitas localhost didukung dengan software Xampp, misalnya. Saya sendiri memilih untuk membangun Blog ini dengan fasilitas offline.

3/ WordPress menyediakan banyak sekali Theme/Template yang bisa dipakai untuk mengubah tampilan Blog. Ada yang free, ada pula yang berbayar. Tampilan Blog di WordPress bisa diganti sewaktu-waktu kapan kita mau. Tapi ya itu tadi…., jika yang memanfaatkan fasilitas free, hanya bisa mengganti tampilan dengan Theme yang standar.

4/ WordPress memiliki banyak plug-in yang bisa dipakai untuk melengkapi aksesoris dan tampilan Blog yang lebih baik, enak dipandang mata dan pengunjung merasa enjoy ketika mampir di Blog kita. Plug-in WordPress juga bisa menambah tampilan blog menjadi terkesan lebih profesional meskipun blog kita bersifat personal.

5/ WordPress menyediakan fitur berbahasa Indonesia sehingga bagi yang kurang faham dengan Bahasa Inggris (seperti Saya) sangat cocok memanfaatkan fasilitas ini. WordPress juga memiliki built-in Rich Text Editor sehingga kita bisa membuat Blog semudah mengetik dokumen dengan menggunakan Microsoft Word.

6/ WordPress juga dilengkapi dengan fasilitas Spell-Check untuk membantu kita saat menulis terutama jika kita menulis dengan menggunakan Bahasa Inggris. Fitur ini secara otomatis akan memberitahu kepada kita ketika terjadi kesalahan penulisan dalam Bahasa Inggris; biasanya dibawah kata/kalimat yang kita tulis terdapat garis bawah merah yang menunjukkan bahwa penulisan kita belum sesuai dengan ejaan Bahasa Inggris.

7/ WordPress memiliki fitur anti-spam yang berfungsi untuk mencegah orang lain menulis (dan mengirimkan) pesan-pesan/komentar berbau promosi, pornografi dan materi lainnya di bagian Comment/Komentar. WordPress akan mencatat setiap komentar baru yang masuk ke dalam blog kita. Jadi, kita bisa melacak dan memanage komentar yang masuk sehingga kita bisa memutuskan apakah komentar-komentar tersebut layak ditampilkan, perlu diedit ulang atau ditampilkan begitu saja.

8/ WordPress memiliki fitur eksport-import yang bisa digunakan untuk mentrasfer isi dari blog kita. Fitur ini juga Saya manfaatkan untuk mengekspor Blog Saya yang saya buat secara offline, kemudian Saya Upload dengan bantuan failitas software ini pada saat Saya online; dan hasilnya seperti yang Anda lihat sekarang ini.

9/ WordPress mampu mensupport RSS-Feed, yaitu metode yang memungkinkan para peselancar Internet mengakses informasi secara cepat) dan melakukan pelacakan seberapa banyak pengunjung Blog yang sudah melakukan regiostrasi (berlangganan) ke RSS-Feed Anda.

10/ WordPress mengizinkan kita untuk membuat satu Blog yang dibuat oleh banyak orang, semacam blog komunitas. Masing-masing anggota komunitas bisa mengakses Blog yang dibuat bersama-sama untuk memanage dan mengaudate Blognya.

Saya tidak menafikan adanya kelebihan masing-masing penyedia layanan Blog di Internet. Dan Saya tidak menafikan pula jika suatu saat membuat Blog lain yang tidak menggunakan WordPress.

Karena ternyata banyak pula Sahabat Blogger yang hanya memanfaatkan fasilitas WordPress, hanya memanfaatkan fasilitas Blogspot, bahkan tidak sedikit yang memanfaatkan kedua fasilitas tersebut.

Anda memanfaatkan keduanya?

Related posts:

  1. Blogging Offline Dengan Localhost Wordpress
  2. Upgrade Ke WordPress 2.8.5
  3. Merubah Username Blog Wordpress
  4. WordPress Foundation
  5. Masih Setia Dengan WordPress 2.6.3
  6. Google SEO, Matt Cutts Dan WordPress
  7. AntiVirus Blog WordPress
  8. 5 Alasan Mengapa Saya Membuat Blog
  9. Solusi Terakhir: Upgrade Ke Wordpress 2.7.1
  10. Dari WordPress Ke Joomla