Kali ini akan saya coba menyampaikan tips menulis posting berdasarkan kategori blog. Kita umpakan bahwa blog adalah sebuah Majalah, Jurnal atau Tabloid atau media cetak sejenis. Di dalamnya pasti ada rubrikasi yang ditempatkan di halaman khusus sebagai “navigator” pembaca agar lebih mudah menemukan di halaman berapa dan mencari apa yang hendak dibacanya. Rubrikasi kurang lebih sama dengan Kategori di dalam blog. Bagaimana sebuah blog tanpa kategori? Default-nya kan mesti Uncategorize. Dan menulis posting berdasarkan kategori blog post sangat membantu navigasi blog. Sebelum membuat kategori, seluruh posting akan masuk ke dalam default Uncategorize. Selain sebagai text link, fungsi kategori jelas memudahkan pengunjung blog jika hendak melakukan pencarian informasi, meski itu juga bisa dilakukan dengan menklik tombol Home.

Salah satu tips yang saya anggap mudah untuk dilakukan dalam menulis postingan adalah dengan menyesuaikan kategori blog. Ini bisa ditempuh dengan menentukan terlebih dahulu berapa kategori yang dikehendaki dan ingin ditampilkan dalam blog. Jangan heran jika menemukan blog dengan sederet kategori dan sudah full isinya, atau justeru menemukan blog dengan kategori yang belum ada postingannya. Mungkin masih dalam tahap persiapan. Jadi maksud dari kategori tersebut dijelaskan lebih dulu, baru di kemudian hari diisi dengan postingan.

Lebih banyak kategori blog tentu lebih baik. Sebab, itu menunjukkan bahwa pemilik blog memang memiliki banyak hal yang hendak disampaikan lewat postingannya. Tapi, lebih banyak juga belum tentu lebih menarik; sebab kalau kebanyakan kategori, bisa jadi malah bingung dalam mengisinya. Oleh sebab itu, penentuan jumlah kategori penting dilakukan dengan menyesuaikan kemampuan dalam menulis.

Diasumsikan bahwa sebuah sebuah blog memiliki 10 kategori. Pemilik blog mengupload postingan setiap 3 hari sekali untuk satu kategori. Dalam satu bulan akan muncul postingan sebanyak 10 buah dalam 10 kategori. Jika konsisten akan muncul 120 postingan selama 12 bulan alias satu tahun. Luar biasa. Jika diupload setiap sehari sekali, maka akhir tahun akan terkumpul 360 postingan. Sangat luar biasa.

Salah satu manfaat dalam menulis berdasarkan kategori blog adalah; kita akan lebih fokus pada isi tulisan sesuai dengan kategori yang ada sekaligus memberikan kesempatan kepada kita untuk mempersiapkan tulisan secara lebih leluasa; di sela-sela online maupun full time pada saat offline. Saya terbiasa mempersiapkan postingan pada saat offline. Pada saat online, cukup untuk mengupload posting, selebihnya blogwalking koment sana koment sini, membuka membaca dan menutup email, menggali informasi dan lain-lain yang bermanfaat.

Kalau posting ini dan sebelumnya tidak tepat jika dikatakan sebagai tips menulis, ya tidak apa-apa. Sebagai pemula, saya sendiri risi dengan kata tips jika harus dimasukkan ke dalam postingan, seolah-olah sudah expert sehingga harus memposting tips ini dan itu. Nah ini dia….Tapi, kata “tips” atau “tip” ternyata menempati peringkat yang tinggi di mesin pencari. Eh… siapa tahu, postingan “tips menulis” saya ini nyantol di sana, meski pada halaman ke sekian. Demikian.

Incoming search terms for the article: