Salah satu manfaat yang bisa didapat dari layanan Google Webmaster Tools adalah karena perangkat ini bisa memberitahu kepada kita akan kemungkinan terjadinya duplicate title dan deskripsi pada posting atau bahkan duplikat content blog. Duplikasi ini terjadi, misalnya, karena kelalaian kita dalam memilih dan menentukan judul yang sebenarnya sudah dipakai orang lain, atau justeru merupakan pengulangan dari sebuah judul yang pernah digunakan dalam posting sebelumnya. Ini sekedar pengalaman Saya yang mungkin bermanfaat jika disharingkan dalam kesempatan ini.

Jika hal itu terjadi, judul tersebut akan dianggap sebagai hasil copy paste oleh kompetitor kita. Jika benar-benar merupakan duplikasi sempurna, bukan tidak mungkin justeru judul posting kita tidak terindeks dalam Google SERP. Kalaupun terindeks, mungkin di halaman belakang. Saya memiliki anggapan bahwa dalam memilih judul posting ada baiknya mempertimbangkan para kompetitor yang tidak lain adalah sahabat blogger semuanya terutama ketika sama-sama membahas tentang tema dan topik yang sama. Karena dalam hal ini sangat terbuka kemungkinan terjadinya kembar judul dan ungkapan yang sejenis dengan itu. Hal-hal berikut ini (5 tips menulis judul posting) barangkali bisa dijadikan pedoman:

1. Beda Dengan Kompetitor

Sebelum posting diupload, sebaiknya lakukan pencarian di Google apakah judul posting tersebut sudah dipakai orang lain. Jika sudah, lakukan modifikasi seperlunya tanpa mengurangi esensinya. Cara ini juga bisa dijadikan pedoman bagaimana kompetitor memilih judul posting pada tema atau topik yang sama-sama kita angkat.

2. Gunakan Double Title (Jika Perlu)

Jika menggunakan All In One SEO Pack, bisa disiasati dengan menempatkan double tittle; judul posting bisa tidak sama dengan judul pada meta tag title. Ini biasanya dilakukan oleh para penembak keyword tertentu yang sudah piawai. Namun, harus diperhatikan bahwa content mesti tetap berhubungan dengan judul posting. Yang saya pahami, jika terjadi double title, Robots akan mengindeks dan melakukan crawling pada meta tag title.

3. Menggunakan Kalimat Aktual

Untuk tema dan topik tertentu, ada baiknya mempertimbangkan aktualitas masalah yang dibahas melalui posting. Judul sebaiknya juga menggunakan kalimat aktual; dalam bahasa Inggrisnya, use the present tense…., hallahhhhh… sok Bule. Masih ingat kasus Ponari? Anda ikut membahasanya? Apa judulnya? Apa judul yang dipakai kompetitor? Ya…, satu objek banyak bahasan dengan banyak judul, tentu sangat memerlukan ketelitian, bukan?

4. Gunakan Sub Judul

Menggunakan Sub Judul penting jika memang posting tersebut harus dilakukan dengan cara demikian. Biasanya, ini untuk posting yang berkaitan dengan tips dan trik, cara dan posting tutorial lainnya. Sub judul akan mempermudah pemahaman terhadap inti dan  pesan sebuah tulisan. Karena boleh jadi kompetitor juga menulis topi yang sama, tapi tidak menggunakan sub judul.

5. Mengandung Kata Kunci

Sebuah judul sebaiknya mengandung kata kunci, keyword, atau judul itu sendiri sebenarnya yang merupakan kata kunci dari keseluruhan isi posting. Kata Kunci ini penting tidak saja bagi Search Engine tapi juga bagi pengunjung atau visitor. Sebab, pengunjung sering datang setelah melakukan pencarian di mesin pencari. Jika kata kuncinya sensitif dengan search engine dan pencarian pengunjung, bukan tidak mungkin akan mendatangkan trafik blog.

Terkait dengan tips memilih judul posting, semua dikembalikan kepada masing-masing blogger. Ada blogger yang suka dengan yang klasik tapi kadang tidak kehilangan momentumnya; seperti menulis judul yang kontroversial (biasanya berisi content selebritis), judul mengandung nilai, informasi dan temuan baru yang visioner (anti-basi) dan enggan melakukan pengulangan demi pengulangan.  Saya tidak tahu dimana saya berada…., hemmmm. Demikian semoga bermanfaat.

Incoming search terms for the article: