Sahabat Blogger….Jika Anda pernah atau bahkan sering mengirim tulisan ke media massa kemudian tulisan Anda dimuat, maka Saya bisa memastikan bahwa jika Anda punya Blog, ke dua media ini –Media Massa dan Blog– sangat tepat dijadikan ajang kreatif untuk mengasah kemampuan menulis dengan menerapkan tips-tips menulis yang dikuasai. Baik Media Massa –Koran, Majalah, Tabloid dan sejenisnya maupun Blog dalam konteks Citizen Journalism adalah merupakan wadah penyampaian gagasan, wacana, opini, pandangan dan perspektif terhadap persoalan-persoalan aktual yang berkembang di masyarakat. Anda menulis di Blog memiliki tuntutan yang sama dengan ketika Anda hendak menulis di Koran, misalnya.

Keduanya antara lain mempersyaratkan aktualitas peristiwa.  Sebagai bagian dari Komunitas Blogger, kita tentu semakin paham bahwa artikel yang fresh dengan sudut pandang masing-masing, pasti akan mempertimbangkan aktualitas peristiwa yang terjadi dari Kampung Halaman hingga seantero jagat yang dibidik untuk dituangkan dalam tulisan menurut pandangan masing-masing.

Dari Blog ke Media Massa dan Dari Media Massa ke Blog tidak pernah kosong dari aktifitas menulis., karena ini ruh-nya Jika karena aktifitas selama ini hanya terbatas di Blog, maka mengapa tidak dicoba menulis di media massa? Apa karena aturannya ribet? Atau harus antri dengan penulis-penulis lain? Atau sudah pernah dicoba tapi selalu ditolak oleh redaksi media massa yang bersangkutan?

Ini pertanyaan-pertanyaan dan kekhawatiran umum yang hampir pasti menggelayuti para (calon) penulis di media massa, terutama yang masih pemula, termasuk Saya. Dari Blog Saya sedang mencoba memulai kembali untuk mengirimkan tulisan ke media massa dengan segala kemudahan yang ada.

Jika dulu masih harus menulis dengan mesin ketik manual dan bolak-balik ke Kantor Pos beli perangko,  sekarang cukup mengirimkannya lewat email. Jangan lupa kumpulkan alamat email media massa, siapa tahu akan berguna. Ada ratusan media massa di Indonesia, baik lokal maupun nasional.

Saya berandai-andai, jika dalam satu bulan bisa mengirimkan 10 tulisan, dan 3-4 tulisan dimuat dengan asumsi kompetisi yang padat, dari tulisan tersebut kita bisa mendapatkan honorarium yang lumayan. Sama dengan Blog yang bisa menghasilkan keuntungan finansial, demikian juga dengan menulis di media massa.

Saya mencoba menulis tentang Terorisme. Di Blog Saya tulis dengan judul Teroris Tertangkap Di Cilacap, di Media Massa saya modifikasi dengan judul Cilacap Bukan Sarang Teroris. Alhamdulillah dimuat, dan saya pantas berharap mendapatkan imbalan dari tulisan tersebut. Mau mencoba? Silakan….

Incoming search terms for the article: