Tidak terasa saya sudah memposting 8 artikel terkait strategi blogging yang saya adopsi dari pemikiran Yaro Starak dalam ebook-nya Blog Proft Blue Print. Ini sudah sesuai target saya untuk mengupload artikel-artikel tersebut dalam rentang waktu satu hingga tiga bulan blogging yang saya jalani. Posting ini hanya merupakan resume dari posting sebelumnya sehingga tidak ada yang terbaru tentunya.

Saya hanya perlu menegaskan, dengan keterbatasan yang saya miliki, dalam melakukan apresiasi ke 8 strategi blogging yang ada terutama hendak saya jadikan rujukan untuk melakukan aktifitas blogging di waktu2 yang akan datang. Tentu dengan beberapa aspek yang melingkupinya, sebab, blogging tidak hanya blogging an sich, karena banyak manfaat yang bisa dipetik di dalamnya. Berikut ini resume yang dimaksud:

1. Take Action

Ini adalah kunci semua aktifitas, termasuk blogging. Jika tidak ada tindakan apapun, maka apapun juga tidak akan pernah terjadi. Membuat blog tentu mudah, yang sulit adalah membangun dan menghidupkan blog dari waktu ke waktu. Blogging sifatnya dinamis, sehingga iramanya bisa diatur sesuai dengan kapasitas masing-masing blogger. Take Action juga berlaku untuk memonetisasi blog sehingga keuntungan dari blogging secara financial juga bisa diperoleh meskipun harus step by step.

2. Give Before Expecting To Receive

Seperti di dunia nyata, di dunia maya juga berlaku “hukum alam”. Semakin banyak memberi semakin banyak menerima. Tidak perlu menunggu untuk memberi, sebab pemberian itu akan dengan sendirinya menghadirkan keniscayaan penerimaan. Ini semacam investasi blogging. Semakin banyak memberi komentar dib log lain, semakin banyak kemungkinan menerima komentar dari blogger lain. Contoh ini sudah saya buktikan. Pembuktian perlu untuk aspek-aspek lain dalam blogging

3. Focus On “Baby Steps”; One Activity In A Day Blogging

Bagi yang full-time blogging, bisa melakukan paket aktifitas sehari sekali. Tapi bagi yang part-time blogging, tentu butuh mamangemen waktu yang baik. Hasil survey John Chow tentang aktifitas blogging menunjukkan bahwa mayoritas blogger melakukan aktifitas blogging minimal 3 kali dalam seminggu. Bagi pemula seperti saya, kalaupun bisa melakukan hal itu, masih butuh semangat tambahan.

4. The Early Months Are Not About Making Money

Strategi ini benar-benar saya pegang. Saya memutuskan, sebelum memasuki usia tiga bulan, saya tidak melakukan monetisasi blog, apapun bentuknya. Saya hanya menginvestasikan sedikit modal, baik financial maupun modal social (social networking) untuk membangun blog. Meskipun demikian, saya tidak lantas tidak melakukan apapun terkait monetisasi dalam bisnis online, saya mencoba melakukan survey kecil-kecilan perihal bisnis berbasis blog ini.

5. Spends Less Time Reading Others Blogs And More Time Writing My Own

Kalau saya menerjemahkan strategi ini dengan “sebaiknya jangan terlalu asik dengan blogwalking” bukan berarti bahwa blogwalking itu tidak perlu. Blogwalking sangat perlu, bahkan wajib dilakukan. Tapi mesti diingat bahwa hal itu jangan kemudian melupakan waktu untuk membangun dan terus membangun blog sendiri. Jika sudah merasakan manfaatnya, maka blogwalking justeru perlu dilakukan hingga ke luar negeri.

6. Leverage Relations Marketing To Increase Traffic And Build Links

Membangun Link / Link Building merupakan salah satu kunci strategi blogging. Ini terkait dengan upaya meningkatkan trafik blog sehingga mendapatkan peringkat yang cukup dalam search engine. Hal itu bisa dilakukan dengan cara mendongkrak strategi promosi blog yang efektif dan terbukti bisa meningkatkan trafik blog. Trafik blog sangat penting, terutama dalam kaitannya dengan Bisnis Online

7. Build Small Communications Channels To Tap Into Larger Channels

Membangun komunikasi juga sangat penting dalam strategi blogging. Banyak saluran-saluran / kanal komunikasi yang harus dinbuk untuk bisa dimasuki. Blogger tidak boleh menyendiri. Kanal komunikasi dari yang kecil hingga yang besar perlu dibuka. Memulai membangun komunikasi yang kecil akan membuka jalan menuju terbukanya celah kanal komunikasi yang lebih besar. Submit blog dan artikel ke beberapa direktori penting dalam strategi ini.

8. Apply 80/20 For Maximum Results From List Effort

Membandingkan antara usaha dengan hasilnya merupakan strategi blogging untuk melakukan evaluasi dari waktu ke waktu. Ini juga penting untuk menjaga keseimbangan. Banyak blogger yang melesat dalam waktu singkat. Tapi tidak sedikit yang lemot tidak mengalami peningkatan dalam jangka waktu yang panjang.

Apa artinya blogger ndesa seperti saya yang mencoba mengapresiasi pemikiran blogger professional sekaliber Yaro Starak? Saya jadi bingung untuk menuliskan alasan-alasannya; Saya hanya menuliskannya dalam konteks belajar ngeblog.

Related posts:

  1. 8 Strategi Blogging; Adaptasi Pemikiran Yaro Starak
  2. Seandainya Saya Memiliki Sebuah Blogshop
  3. Blogging Tanpa Komunitas Blogger
  4. Sebuah Award Di Akhir Tahun 2008
  5. 7 Manfaat dan Pembelajaran Dari Proses Blogging
  6. AutoBlogging Sebuah Alternatif
  7. Dinamika Blog Dan Blogging
  8. Blogging Offline Dengan Localhost Wordpress
  9. Trackback Spam | Kebiasaan Buruk Dalam Blogging
  10. Blog And Blogging; The First Posting