Valentine’s Day baru saja berlalu di tengah pro kontra dan kontroversi yang mengiringinya. Sepertinya konroversi ini akan abadi selama masih ada yang menerima dan menolaknya. Bagi yang merayakannya tentu sudah mendapatkan siraman kasih sayang dari orang-orang yang dicintainya sebagaimana yang diharapkannya.

Saya sendiri sebenarnya tidak demikian peduli dengan perayaan semacam itu, karena memang tidak terbiasa saja. Kalau kemudian inti dari Valentine’s Day adalah bertambahnya kasih sayang dari waktu ke waktu dari siapapun yang kita cintai dan kita sayangi, toh kasih sayang sebenarnya bisa dibangun pada setiap kesempatan di manapun berada dan kepada siapapun kasih sayang itu dicurahkan.

Selalu ada yang mencolok dalam setiap peringatan Valentin’s Day. Saya tidak begitu mengerti mengapa Valentine’s Day yang umumnya dirayakan oleh kalangan remaja, generai muda dan kaum selebritis itu identik dengan warna Pink. Dari sini kemudian Saya justeru tertarik untuk menulis posting dengan judul di atas.

Dalam dunia blogging, Ping, Pinging dan Ngeping merupakan bagian kecil saja dari strategi blogging kaitannya dengan teknik promosi blog ke sejumlah situs dan websites yang menyediakan fasilitas Ping. Jika Sahabat Blogger menggunakan Platform CMS WordPress, maka di Admin Panel ->Setting->Writing ada layanan Update Service.

Secara default, wordpress menyatakan di Admin Panel: When you publish a new post, WordPress automatically notifies the following site update services. For more about this, see Update Services on the Codex. Separate multiple service URLs with line breaks. WordPress akan secara otomatis memberitahu kepada situs penyedia layanan update jika kita mempubliksikan posting baru di blog kita. Proses “pemberitahuan” inilah yang konon merupakan inti dari Ping, Pinging dan Ngeping itu.

Secara default pula, WordPress menyediakan fasilitas Pinging yang tertuju ke situs http://rpc.pingomatic.com/. Dalam statement WordPress di atas, kita diperbolehkan menempatkan beberapa situs penyedia layanan pinging dan menempatkannya di kolom Update Service dengan memisahkan masing-masing situs menggunakan Line Break (jika di keyboard anda terdapat tombol Macro, cukup menekan SHift + Macro untuk mengeluarkan Line Break, tanda “|”).

Dari beberapa sumber yang saya baca, Nge-Ping atau “pemberitahuan” update blog dan optimasi posting melalui fasilitas Pinging tidak perlu dilakukan pada setiap kali kita mengupdate blog dan menulis posting baru, karena bisa dianggap spam. Oleh sebab itu, Jika ingin Nge-Ping, contreng saja (Allow Ping) fasilitas Pinging di Admin Panel di bagian bawah Layar Editor (biasanya di bawah Allow Comments). Jika tidak, ya jangan dicontreng.

Ada sejumlah situs penyedia fasilitas Pinging, seperti Google, Yahoo, Technorati. Dalam ebooknya Kiat Sukses Promosi Blog, Agus Ramadhani menyebut sedikitnya ada 80 situs penyedia layanan tersebut. Anda tinggal memilih situs-situs tersebut dan menempatkannya di Admin Panel Setting Writing di bagian bawah.

Bagaimana dan apa pengaruh Ping, Pinging dan nge-Ping dalam porses blogging. Adakah hubungannya dengan pproses crawling and indexing dalam Mesin Pencari? Bagiamana pula kaitannya dengan trafik blog? Kalaulah dan seandainya Nge-ping tidak memiliki efek apapun bagi aktifitas blogging, saya rasa failitas ini tidak akan ada dan tidak akan ada situs penyedia layanan Pinging yang banyak sekali.

Yang saya pahami, Pinging memang tidak sama dengan Direct Linking (ngelink langsung), juga tidak sama dengan Submitting ke sejumlah articles directories. Pinging (mungkin, sekali lagi, mungkin) bisa dikatakan sebagai proses Indirect Linking, ngelink secara tidak langsung ke situs penyedia layanan Pinging. Itu sebabnya, di atas, Saya menggunakan kata “pemberitahuan”. Persoalan “pemberitahuan” itu akan direspon atau tidak, sejuah ini saya masih mempelajarinya.

Oke, itu saja inspirasi yang saya dapatkan dari warna Pink dalam peringatan Valentine’s Day yang saya jadikan tulisan ini. Jika Sahabat Blogger ingin Ngeping “kasih sayang” ke saya, Ping-kan (ranpa Mambo) saja kasih sayang itu di kolom komentar. Yuuuuuuuuppps…, terima kasih.

Incoming search terms for the article: