Sebagai sebuah proses, ngeblog pada dirinya sendiri tentu memiliki catatan sejarah, termasuk sejarah siapa saja pengunjung dan komentator blog yang pernah berkunjung dan meninggalkan komentar nya. Dari sini, napak tilas pengunjung blog bisa dimulai. Untuk apa? Untuk mengingat kembali jasa-jasa mereka dan jika mungkin melakukan apresiasi ulang. Mengapa? Karena mereka para pengunjung dan komentator blog tempo doeloe adalah bagian yang tak terpisahkan dari porses ngeblog sehingga menjadi seperti sekarang ini. Dan ini saya rasa merupakan bagian dari strategi blogging yang mungkin perlu ditempuh.

Bagaimana cara melakukan napak tilas (memberikan apresiasi) pengunjung dan komentator blog? Mudah saja. Kunjungi kembali blognya dan tinggalkan komentar. Jika dipandang perlu, lakukan kunjungan melalui Link URL pada saat mereka memberikan komentar pada posting yang paling awal dan seterusnya. Cara ini lebih efektif –daripada melalui mesin pencari dan melalui cara lainnya– untuk  meninggalkan jejak kunjungan.

Tapi jangan kaget jika ternyata, kunjungan kita sudah tidak diterima karena blognya sudah hangus tanpa kita tahu mereka memiliki blog yang baru. Ada beberapa sahabat yang BackLink nya saya pasang pada Page Links ternyata blognya sudah tidak pernah diupdate bahkan sudah ada yang mati. Inilah dinamika blog dan blogging. Seperti mati satu tumbuh seribu.

Cara lain untuk melakukan napak tilas pengunjung dan komentator blog adalah dengan mengaktifkan plugin top commentator. Ini hanya tehnis saja. Setelah diaktifkan, lakukan setting untuk menampilkan semua komentator blog yang pernah singgah dan meninggalkan komentarnya. Karena sifatnya tehnis, aktifasi plugin ini bukan untuk menampilkan top commentator secara permanen, melainkan untuk sementara saja.

Pada saat tampil sementara, lakukan copy semua link atau URL komentator, kemudian paste kan di MS Word atau Notepad. Jika perlu disimpan sebagai sebuah dokumen. Dari situ bisa kita lihat siapa saja pengunjung blog dan berapa komentar yang pernah di tinggalkan di blog kita. Setelah itu, deaktifasi plugin top commentator. Dan lakukan kunjungan balik ke blog mereka dengan referensi list atau daftar URL yang sudah kita simpan.

Silakan dicoba, jika dianggap perlu. Terima kasih buat semuanya: para pengunjung dan komentator blog ini tempo dulu dan saya sangat apresiatif bagi semua yang masih menjadi pengunjung dan komentator setia atau Loyal Visitor blog ini. Karena ternyata usia blog ini sudah hampir satu tahun. Hemmmmm :)

Incoming search terms for the article: