Learn To Earn Is The Reason Why I am Blogging
Membangun dan Memperbanyak Kran Komunikasi
Yang pertama kali dilakukan ketika blog ini saya onlinekan adalah memberitahu teman-teman lewat SMS bahwa saya mempunyai blog, ini alamatnya, sekiranya berkenan silakan dikunjungi, dan jangan lupa tinggalkan komentar. Mengapa lewat SMS, ya karena Saya (saat) itu tidak/belum memiliki banyak teman yang mempunyai e-mail, apalagi blog. Maklum, wong ndesa, blogger kampung.
Lewat SMS, saya telah membuka kanal/kran komunikasi kecil untuk memulai membuka kran komunikasi yang lebih besar. Ini merupakan bagian strategi blogging yang oleh Yaro Starak disebutkan tentang perlunya Build Small Communications Channels To Tap Into Larger Channels.
Membangun kanal /kran komunikasi merupakan sesuatu yang wajib dilakukan oleh semua blogger. Karena komunikasi merupakan salah satu kata kunci kesuksesan untuk meningkatkan trafik blog dari waktu ke waktu. Membangun kran komunikasi tidak hanya 1 arah, tapi minimal 2 arah.
Yaro Starak membaginya menjadi 2 kanal/kran; masing-masing traffic streams (kran kecil) dan traffic rivers (kran besar). Bisa dibayangkan tentunya bagaimana efek dari dua kran tersebut. Yang pertama efektif tapi yang kedua efektif sekaligus efisien dalam hubungannya dengan meningkatkan trafik blog.
Kran kecil perlu dibuka dalam konteks membangun komunikasi. Yaro menyarankan untuk: Memperbanyak komentar di blog dan di forum-forum; Memperbanyak Trackbacks, Blog Carnivals, bergabung dengan karnaval blog; Article Marketing, sering-sering submit artikel ke layanan yang ada.
Kran Besar juga berlu dibuka dalam konteks membangun komunikasi. Yang direkomenadsikan Yaro Starak antara lain; masuk dalam headlinenya Digg dan Del.icio.us (Digg front page and Del.icio.us popular page); mengupayakan masuknya backlink dari blog terkemuka; memperbanyak newsletter tentang blog sendiri dan mengupayakan bagaimana blog bisa dicover oleh dan disebarkan lewat Media Massa.
Untuk Pemula seperti saya, menerapkan strategi ini sangat sulit sebab, kebanyakan layanan submit artikel di luar negeri mempersyaratakan menggunakan Bahasa Inggris, sementara saya menggunakan Indonesia sebagai bahasa utama blog.
Saya menyiasati dengan submit artikel ke layanan lokal seperti Lintas Berita, itupun baru 2 kali submit, karena harus bersaing dengan yang lain juga mempertimbangkan apakah artikel tersebut layak disubmitkan atau tidak. Efektifkah dan efisienkah? Artikel ini mendapatkan views yang lumayan tinggi di blog ini juga untuk artikel ini; keduanya pernah saya submit ke Lintas Berita meskipun tidak masuk dalam kategori Berita Terpilih.
Kanal / kran komunikasi tidak hanya bisa dibangun dan diperbanyak melalui article submition, juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan layanan social media / social networking / social bookmarking seperti MyFaceBook, MyBloglog dan Google Friend Connect (GFC).
Sejak beberapa hari yang lalu, saya sengaja menempatkan widget MyBlogLog dan GFC untuk menjaring sahabat-sahabat sekiranya berkenan untuk bergabung. Terima kasih kepada Hangga Nuarta, the First, yang bergabung di GFC saya. Anda mau menyusul bergabung? Silakan dan terima kasih., mudah-mudahan Saya akan mengikuti langkah tersebut di Blog para Sahabat semua.
Bagaimana efektifitas dan efisiensi strategi blogging di atas dalam kaitannya dengan peningkatan trafik blog? Semua bergantung pada seberapa besar usaha yang telah dilakukan. Strategi ke 8 : Membandingkan Atara Usaha dengan Hasilnya.
Related posts:
- Strategi Blogging: Sebuah Resume
- Networking Widget, Dipasang Atau Dibuang?
- Resubmit Untuk Memperkuat Posisi Blog
- Meningkatkan Trafik Blog Dengan Memperluas Jaringan
- Sebaiknya Jangan Terlalu Asik Dengan Blogwalking
- Ngeblog Jurus Bayi Jatuh Bangun Dilalui
- Mencoba Membandingkan Antara Usaha dengan Hasilnya
- Memburu Dollar Malah Kehabisan Rupiah
- Semakin Banyak Memberi Semakin Banyak Menerima
- 8 Strategi Blogging; Adaptasi Pemikiran Yaro Starak
| This entry was posted by Munawar AM on January 11, 2009 at 6:14 PM, and is filed under Blogging Strategies. Follow any responses to this post through RSS 2.0. You can leave a response or trackback from your own site. |




about 1 year ago
Wah, benar-benar tidak pernah saya pikirkan sebelumnya. Analisis traffic streams dan traffic riversnya saya malah baru denger dari kangnawar. Makasih berat ya mas.. akan coba direalisasikan.
about 1 year ago
Waduh, sudah coba nyaingi Yaro Starak rupanya
Tapi bener kok mas, inti blogging sebenarnya adalah komunikasi. Yang dibangun seorang blogger itu sebenarnya adalah channel komunikasi antara blogger satu dengan yang lain. Antara penulis dan pembacanya.
about 1 year ago
>Wahyudi : sampai sekarang saya masih pakai sms juga
>cebong : tksh; siapa menyusul Ebong di Google Friend connect?
>tikno : terima kasih Pak
>madhysta: saya bantu semampu saya
>suryaden : sampaian lebih teliti; buktinya bisa mengatakan Saya teliti dan telaten
>sapimoto : ditunggu pageview-nya lewat lintasberita
>Joko Susilo : suatu kehormatan bagi Saya karena Pak Joko kersa berkomentar di sin; terima kasih Pak
about 1 year ago
>erwin : kerja keras, kerja cerdasm kerja ihlas
>thevemo : nanti saya menyusul di forum delphi
>alifahru: lele dumbo benihnya bejibun Kang; moga netes
>Diah : terima kasih doanya…. Ibu.
>medanblogger : biar mood lagi; blogging jangan ngejar duit.
>rita : jangan lupa blogwalking ke Luar Negeri
>Dony : ayo sama-sama direalisasikan
>Ardo : bukan menyaingi, tapi ngaji… ke Dia.