Blogwalking untuk mencari informasi, download, meninggalkan komentar atau sekedar mampir menjadi komentator pertamaxxxxxxxx di blog lain harus dilakukan. Konon, cara ini juga bisa meningkatkan traffk blog. Itu sebabnya, saya juga menempuh cara ini dengan koment sana dan koment sini. Ini pula yang saya apresiasikan dari Strategi Blogging ke 5 yang ditawarkan Yaro Starak berbunyi Spends Less Time Reading Others Blogs And More Time Writing My Own. Saya memahaminya sangat sederhana ; sebaiknya jangan terlalu asik dengan Blogwalking, sebab hal itu akan mengurangi konsenstrasi dalam membangun blog sendiri.

Lewat strategi ke 5, menurut saya Yaro Starak memperingatkan kepada para blogger untuk tidak terlalu asyik-masyuk menghabiskan waktu dengan Blogwalking. Mengapa, karena jika hal itu dilakukan, besar kemungkinan bolg sendiri malah tidak terurus. Kalau pemula seperti saya, mohon dimaklumi kalau masih harus walking-walking ke sana kemari; untuk mencari jejering, menambah sahabat dan menyebar link.

Parameter blog yang terurus kalau memperhatikan strategi di atas adalah kontinyuitas postingan yang mesti diupload, setiap hari, dua, tiga, empat, lima, atau seminggu sekali. Lewat dua minggu blog tidak diupdate dengan posting terbaru bisa dikatakan tidak memenuhi kriteria strategi blogging ini.

Bisa jadi, blogger yang tidak mengurusi blognya tersebut sedang kehabisan ide postingan, sakit, mudik, liburan panjang, malas-malasan, konsentrasi dengan pekerjaan lain, atau memang memiliki sudut pandang tersendiri tentang blogging sehingga masa bodoh dengan strategi semacam itu. Untuk mensiasati bagaimana penerapan strategi di atas; perlu dibangun sebuah image dan rambu-rambu, terutama untuk diri sendiri; Untuk apa sih ngeblog? Ngeblog itu hobi, pekerjaan pokok, pekerjaan sampingan, atau sekedar mengikuti trend.

Kalau sekedar mengikuti trend, maka blognya sangat berpotensi tidak terurus. Kalau blogging menjadi pekerjaan pokok, maka fulltime blogging, kalau sebagai pekerjaan sampingan, maka part time blogging, kalau sekedar hobby, maka bisa dikembangkan menjadi lebih baik.

Yaro Starak sendiri mengatakan bahwa Blogging is not a Job, it is a Business. Senada dengan Yaro, John Cow juga sangat menyarankan; Building a Business, Not a Blog. Jadi, mesti dipastikan bahwa strategi di atas terutama sebagai rambu-rambu bagi pemula (seperti saya) yang masih mencari image dan mencari celah; dalam tema besar “For What  End Blogging”. Mudah-mudahan saya tidak termasuk yang hanya mengikuti trend saja.

Kembali ke blogwalking……Memaksimalkan waktu online merupakan salah satu jawaban untuk menerapkan strategi di atas. Jika rata-rata satu jam pada saat online, maka bisa dimanage prosentase blogwalking berapa dan prosentase membangun blog sendiri berapa. Loh, bukankah untuk upload postingan hanya butuh lima menit, dan sisanya bisa digunakan untuk blogwalking? Benar.

Yang saya kehendaki dengan More Time Writing My Own dalam strategi di atas adalah memaksimalkan waktu untuk membangun blog sendiri dengan cara offline, bukan dengan cara online, kecuali memiliki segalanya untuk full time online. Berapa waktu yang dibutuhkan pada saat offline untuk mempersiapkan, menulis dan mengedit bahan postingan? Tentu harus lebih banyak. Bisa berjam-jam di depan computer kan?. Ini yang saya lakukan; sebab, onlinenya masih nebeng speedy kantor dan lebih sering di Warnet.

Tapi, pada saat online, upload postingan hanya butuh 5 menit. Yang 10 menit untuk menjawab dan menanggapi komentar, yang 45 menit bisa dimanfaatkan untuk yang lain; mengejar job paid review, mencari peluang-peluang bisnis online baru, dan lain sebagainya. Dengan demikian, postingan bisa dipersiapkan sebanyak mungkin selama offline.

Jika demikian, maka konsentrasi untuk More Time Writing My Own bisa dilakukan dengan mudah, dan postingan dalam blog bisa diupload secara kontinyu. Demikian. Mudahan-mudahan bermanfaat. Strategi ke 6: Meningkatkan Trafik Blog Dengan Memperluas Jaringan

Related posts:

  1. Mencoba Membandingkan Antara Usaha dengan Hasilnya
  2. Kembali Ngeblog dan Blogwalking
  3. Meningkatkan Trafik Blog Dengan Memperluas Jaringan
  4. Kalau Mau Korupsi Jangan Bikin Blog
  5. Blogging Offline Dengan Localhost Wordpress
  6. Mencoba Online Dengan SMART HC-D1200P
  7. Jangan Marah, Bangsa Kita Dihina Blogger Tetangga
  8. 8 Strategi Blogging; Adaptasi Pemikiran Yaro Starak
  9. Analisa Blog Dengan Google Webmaster Tools
  10. Award Blog Dengan 3 Kategori Sekaligus, PR Yang Tertunda