Sejauh yang saya pahami, salah satu rekomendasi paling awal yang ditekankan dalam Google’s SEO Starter Guide adalah pemilihan domain name yang berkaitan langsung dengan title, deskripsi dan konten dari website atau blog yang hendak dibuat. Ini merupakan pelajaran paling awal dalam konteks Belajar Teknik SEO. Jadi, sebelum membuat blog, sebaiknya dan logikanya memang harus menentukan terlibah dulu perspektif pemilihan domain name, title, deskripsi dan konten-nya agar terjadi kesalingberhubungan terutama jika dikaitkan dengan SEO.

Di halaman awal Google’s SEO Starter Guide (sebagai study kasus SEO) dicontohkan sebuah Website/Business Name: “Brandon’s Baseball Cards”, dengan Domain Name: brandonsbaseballcards.com di mana website ini memiliki fokus pada Online-only baseball card sales, price guides, articles, and news content. Ini hanya sebuah contoh yang dipandang bisa memudahkan Google dalam crawling and indexing website/blog. Apakah ketentuan khusus dari Google Team seperti itu berlaku dalam Search Engine Result Position (SERP) peserta kontes SEO Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009?

Dari pengamatan yang saya lakukan –jujur saja sekaligus numpang belajar teknik SEO– SERP peserta Kontes SEO Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009, banyak diwarnai oleh para kontestan yang dengan sengaja membuat website dan atau blog dengan domain name yang menyerupai kalimat atau frasa yang merupakan kata kunci utama kontes seo ini, semisal kampanyedamaipemiluindonesia2009[dot]web[dot]id dan yang sejenis dengan kalimat tersebut.

Ini baru diamati dari salah satu ketentuan khusus Google’s SEO Starter Guide terkait pemilihan domain name-nya. Faktanya kemudian bahwa SERP sebuah website dan atau blog sangat dipengaruhi oleh Blog Title, deskripsi, artikel, konten, trafik dan lain sebagainya yang juga sangat menentukan hasil akhir Google SERP sesuai topik dan keyword yang dipilih, ditentukan, dan dicari oleh pengguna internet.

Atas dasar pemahaman tersebut, Google SERP kontes SEO Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 sangat dinamis dan gradatif hasilnya. Bahkan ada Domain Name yang menempati posisi teratas untuk beberapa waktu meski tidak menggunakan nama domain yang menyerupai kalimat Kampanye Damai dan seterusnya. Artinya, pemilihan domain name bukan merupakan faktor tunggal jika dikaitkan dengan SEO. dan SERP. Dari sini saya kemudian mencoba mempelajari dan memahami mengapa beberapa sahabat blogger harus membuat domain name baru (sekedar) untuk mengikuti kontes seo kampanye damai pemilu Indonesia 2009.

Sahabat Blogger,……pertanyaan selanjutnya adalah; apakah peserta kontes seo kampanye damai yang menggunakan domain name menyerupai frasa/kalimat “kampanye damai pemilu indonesia 2009″ pada akhirnya akan masuk dalam (minimal) sepuluh besar Search Engine Result Position? Hasilnya bisa dilihat dari kemarin, sekarang dan di waktu yang akan datang. Hasil akhirnya, kita lihat saja nanti.

Saya memang bukan termasuk peserta di dalamnya, tapi saya ikut mendukung bagi para kontestan. Bentuk dukungan saya antara lain dengan “membiarkan” sahabat blogger menitipkan keyword kampanye damai di kolom komentar blog ini. Mudah-mudahan dukungan ini cukup berarti bagi para kontestan.

Incoming search terms for the article: