Satu Kategori Blog tentang Belajar SEO saya tambahkan untuk mempermudah klasifikasi posting. Disamping untuk mempermudah navigasi blog, menulis berdasarkan kategori blog merupakan tips menulis yang saya yakini bisa memperluas cakrawala dalam blogging. Maklum, blog ini personal, tapi isinya gado-gado, sehingga kesannya menjadi parsial.

Ini adalah posting pertama dalam kategori Belajar SEO. Saya rasa penting untuk saya tulis, sebab hambar rasanya kalau sebuah blog tanpa posting tentang SEO, atau tanpa Tag tentang SEO. Kalaupun harus memilih, saya lebih memilih Posting daripada sekedar Tag tentang SEO. Darimana saya memulainya? Dari ungkapan sederhana; teknik Belajar SEO.

Salah satu kekuatan dalam blogging sebagai media pembelajaran adalah memadukan teori sekaligus praktek dalam kaitannya dengan hal-hal yang sangat teoritis dan sekaligus praktis. Sebab, dengan demikian hasilnya akan bisa dilihat, cepat atau lambat. Begitu juga dengan Belajar SEO. Kalau berbicara mengenai Teknik Belajar SEO, sudah numpuk bejibun panduan, artikel, posting dan ebook yang membahas tentang hal itu. Akan tetapi semua menjadi tidak berguna karena tidak pernah dipraktekkan dalam aktivitas blogging.

Bermodalkan “nol pemahaman” tentang SEO, saya mencoba mengemukakan pentingnya mendahulukan “manusia” ketimbang “mesin pencari”. Ini pengalaman saya; bisa jadi keliru, tidak pas, berbelit-belit dan terlalu memakan waktu yang lama. Saya butuh waktu sedikitnya seminggu setelah blog ini dionlinekan untuk mendaftarkan blog ini ke Google. Dalam jeda satu minggu itulah saya mencoba untuk memaksimalkan aktifitas blogging dengan mendahulukan “sisi manusiawi”-nya blog; yaitu memerankan diri sebagai blogger pemula.

Menempatkan diri sebagai blogger jika dikaitkan dengan Teknik SEO memiliki tanggungjawab untuk mengisi blog dengan postingan; mengunjungi blog para sahabat sekedar untuk mengenalkan diri sekaligus mempromosikan blog; meninggalkan komentar setelah membaca postingan; bukan sekedar numpang lewat, dan melakukan survey kecil-kecilan tentang Teknik Belajar SEO guna kepentingan membangun blog agar SEO Friendly di kemudian hari.

Jika ditengok ke belakang, saya malah sengaja memundurkan postingan seminggu sebelum secara resmi blog ini dionlinekan. Untuk Apa? Untuk memperbanyak posting. Alasannya; untuk mendapatkan apresiasi dari blogger lain. Alhamdulillah hal itu tercapai. Usaha-usaha dalam konteks Belajar SEO yang “manusiawi” mendapat respon yang positif. Asumsinya tehnisnya, jika kelak blog didaftarkan ke mesin pencari, maka kemungkinan blog akan terindeks menjadi lebih banyak peluang.

Rentang waktu satu minggu setelah didaftarkan ke Google, saya mencoba mendaftarkan blog ini ke Directory Yahoo, sementara pendaftaran ke MSN baru saya lakukan setelah blog ini mendapat kado PR 2 dari Google.

Untuk mendaftarkan blog ini ke Open Directory Project DMOZ, saya masih pikir-pikir; apakah sudah waktunya atau belum, saya masih mempertimbangkan banyak hal, karena untuk mendaftar ke DMOZ ternyata cukup rumit.

Demikian; mudah-mudahan asumsi saya benar bahwa Belajar SEO dengan mendahulukan sisi manusiawi ketimbang sisi mesin pencari merupakan tehnik sederhana tapi cukup berarti. Dan tehnik ini tidak akan berhenti di sini, harus diupayakan secara terus menerus. Sebab, Mesin Pencari akan mengikuti apa yang menjadi hasil dari usaha-usaha dan Teknik SEO Manusiawi, atau banyak yang menyebut dengan teknik SEO Natural. Sahabat Blogger, Anda punya pendapat atau asumsi lain?

Related posts:

  1. Google SERP, Siapa Yang Mencari Keyword Blog ini?
  2. Optimasi Posting Yang Lama, Perlukah?
  3. Menulis Posting; Yang Panjang Atau Yang Pendek ?
  4. Yang Kalah Dan Yang Menang
  5. Karena Kita Tidak Tahu Apa Yang Akan Mereka Cari
  6. Ada 2 PR: Yang Ini dan Yang Itu
  7. Menulis Yang Sudah Pernah Ditulis
  8. Award Blog Dengan 3 Kategori Sekaligus, PR Yang Tertunda
  9. Koneksi Internet SMART Yang Tidak Terbatas
  10. Cilacap Yang Terkoyak