Bulan Bahasa dan Sastra 2009 kali ini ditandai dengan peristiwa yang menurut Saya cukup fenomenal: Aksara Jawa Hanacaraka sudah diakui dan terdaftar di Unicode.Org pada tanggal 01 Oktober 2009 yang lalu. Situs Resmi Aksara Jawa Hanacaraka menyebutkan bahwa: sejak gelaran Konggres Bahasa Jawa IV di Semarang pada tahun 2006, usaha untuk meregistrasi Aksara Jawa agar masuk dalam Standard Unicode mulai intensif dilaksanakan. Tim khusus Registraasi Unicode Aksara Jawa berhasil dibentuk. Kerja keras yang telah dikerjakan selama kurang lebih 3 tahun ini akhirnya membuahkan hasilnya dengan telah diterimanya Aksara Jawa sebagai aksara yang diakui dalam Standard Unicode A980-A9DF.

Aksara Jawa Pada Tabel Standard UnicodeAksara Jawa (HaNaCaRaKa Font) sudah sejajar dengan aksara-aksara tradisional di dunia lainnya seperti Aksara Arab, Aksara Hiragana, Aksara Kanji, Aksara Devanagari dan lainnya yang telah diakui terlebih dahulu. Dari aksara-aksara nusantara yang ada, Aksara Jawa merupakan Aksara ke-5 yang diakui Unicode setelah Aksara Bugis, Aksara Bali, Aksara Rejang dan Aksara Sunda.

Lantas apa yang dimaksud dengan Unicode? Unicode adalah suatu standar industri yang dirancang untuk mengizinkan teks dan simbol dari semua sistem tulisan di dunia untuk ditampilkan dan dimanipulasi secara konsisten oleh komputer. Dikembangkan secara tandem dengan standar Universal Character Set dan dipublikasikan dalam bentuk buku The Unicode Standard.

Ada juga yang memberikan Pengertian Unicode sebagai satu metoda dalam pengaturan kode biner untuk text dan bentuk tulisan lainnya. Metoda ini diharap dapat menjembatani berbagai karakter yang tidak sama dengan tulisan latin. Katakanlah tulisan Cina, Arab, Aksara Bali, dan lain sebagainya. Sistem ini memiliki kemampuan untuk menuliskan, memproses, dan menampilkan berbagai aktifitas dari tulisan itu sendiri. Teknologi ini diharapkan dapat menyelesaikan masalah penulisan dengan bahasa yang ditulis bukan menggunakan tulisan Yunani.

Unicode mendukung seluruh sistem penulisan yang ada di dunia ini. Unicode merupakan karakter set dengan kemampuan multi-lingual. Saat ini hampir seluruh vendor sistem operasi mendukungnya. Unicode ini merupakan sistem pengkodean yang digunakan selain ASCII dan EBCDIC pada sistem komputer. Istilah Unicode ini sering juga disebut dengan Double Byte Character. Set karakter ASCII yang menggunakan dua bytes untuk tiap karakter. Mampu mengolah 65.536 kombinasi karakter sehingga mampu mengolah kata dari beragam bahasa di dunia.

Dari pengertian di atas, saya patut berharap bahwa Aksara Jawa atau Hanacaraka Font akan semakin menjadi bagian dari referensi pengetahuan secara global melalui mekanisme komputerisasi sehingga bukan tidak mungkin, pada saatnya nanti, Google Basa Jawa juga akan mengeksplorasi referensi dengan modus penulisan menggunakan Hanacaraka Truetype Font. Di Situs Resmi Aksara Jawa Hanacaraka, Sahabat Blogger bisa mencari dan menemukan beberapa referensi penting terkait Aksara Jawa. Silakan kalau mau berkunjung.

Related posts:

  1. Google Basa Jawa
  2. Menulis Yang Sudah Pernah Ditulis
  3. Ternyata Sudah Satu Tahun NgeBlog
  4. Apakah Benar Alexa Sudah Update?
  5. Blog Action Day 15 Oktober 2009 | Anda Sudah Punya Rencana?
  6. Bahasa Dunia Maya Dan Bahasa Indonesia
  7. Nuzulul Qur’an : Perintah Membaca Dan Menulis
  8. Cukup Lima Menit Untuk Mencontreng?
  9. E-Government Pemerintah Kabupaten Cilacap