Learn To Earn Is The Reason Why I am Blogging
Kalau Mau Korupsi Jangan Bikin Blog
Sejumlah komentator pada posting Iklan Kampanye Partai Politik di Televisi mencoba menyinggung tentang perlunya para politisi kita memanfaatkan media internet baik melalui website, blog maupun social networking lainnya untuk berkampanye, terutama menjelang pemilu legislatif. Pendapat dan harapan semacam ini layak dikemukakan oleh para sahabat blogger mengingat peran media internet akan semakin dibutuhkan termasuk dalam dunia politik dan bagi para politisi.
Tapi nampaknya, para (calon) politisi kita belum banyak yang memanfaatkan website, blog, social networking semacam Facebook. Sebenarnya tidak ada hubungan langsung antara korupsi, koruptor, Komisi Pemberantasan Korupsi dengan Internet, Blog atau aktifitas blogging lainnya. Tapi saya ingin menghubungkannya dan menuliskannya di posting kali ini dengan judul Kalau Mau Korupsi Jangan Bikin Blog. Maksudnya?
Maksud hati politisi ini ingin berkampanye melalui blog. Ada yang mencoba memanfaatkan blog untuk mengkampanyekan diri, tapi nasib berkata lain, alih-alih memanfaatkan blog, politisi ini malah kesandung masalah korupsi. Tidak heran kemudian jika blognya menjadi “ajang hujatan”, atau lebih tepatnya sebagai tempat menyuarakan aspirasi blogger atas ketidaksetujuannya terhadap perilaku korup dan korupsi, sekecil apapun bentuknya.
Aspirasi blogger ini yang menurut saya merupakan sisi lain dari kekuatan aktifitas blogging dalam ranah citizen journalisme. Sebab, para blogger bisa menyampaikan aspirasi, pendapat, pikiran langsung kepada sumbernya; kepada politisi yang koruptor itu melalui blognya. Lepas maupun terkait bahwa blognya tersebut sekarang sudah tidak pernah dikunjunginya lagi, atau bahkan sudah ditutup, karena si empunya sedang berurusan dengan KPK.
Apa hikmah yang bisa kita (para blogger) petik dari kasus di atas. Tidak ada, bagi yang tidak peduli. Tapi banyak, bagi yang peduli terhadap masa depan politik, bangsa Indonesia dan masa depan blogsphere kita. Kita mendorong para (calon) politisi kita untuk segera menengok urgensi dunia internet dalam segala aktifitas kehidupan. Kita juga mengharap bahwa politisi kita akrab dan familiar dengan tehnologi informasi, website, blog, social networking. Tapi kita tidak berharap kepada para (calon) politisi kita semakin banyak yang terlibat kasus korupsi.
Kalau mau korupsi jangan bikin blog, sebab jika tertangkap, akan memalukan blogsphere kita. Loh, apa ini masuk kategori hukum sebab akibat. Tidak tentunya. Kalau politisi kita serius menekuni dunia blogging, saya yakini akan sangat bermanfat di kemudian hari. Pengguna internet dan blogger semakin bertambah. Politisi tidak boleh gaptek. Kalau tidak mampu menglola web/blog sendiri, kan rata-rata politisi kita punya staf. Para staf ini juga perlu diberdayakan.
Bagaimana caranya; lakukan pemberdayaan semua komponen bangsa tapi hindari perilaku korup dan korupsi. Kasus Abdul Hadi Jamal hanya satu contoh yang terkait langsung dengan dunia blogging. Kita berharap, semakin banyak politisi yang memiliki blog, tapi kita juga berharap, politisi kita serius untuk tidak melakukan korupsi. Mari sukseskan Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 dengan cara tidak mencontreng Politisi Korup, Busuk dan Calon Koruptor. Ada baiknya mempertimbangkan untuk memilih politisi perempuan yang masih disimpang jalan, biar negeri ini lebih hemat atau malah tambah boros?. Wallahu A’lam.
Incoming search terms for the article:| This entry was posted by Munawar AM on March 13, 2009 at 5:25 PM, and is filed under Opini Politik. Follow any responses to this post through RSS 2.0. You can leave a response or trackback from your own site. |

about 1 year ago
Awas Bahaya Laten Korupsi !!
about 1 year ago
blog bisa korupsi ya…
about 1 year ago
politisi kita tidak berbeda jauh dengan negara malaysia, mulai memanfaatkan media blog sebagai sarana untuk mempromosikan partai politik nya.
about 1 year ago
mungkin kalo sekalian postingannya isinya cara korupsi, mungkin page rank nya naik dengan supercepat, dan sekalian semua tidak berburuk sangka karena memang buruk… wahaha
about 1 year ago
Ngeblog penting dan tidak korupsi jauh lebih penting
about 1 year ago
coba teliti dolo sebelom memilih….
adakah pilihan perempuan yg bisa dipilih…..
jangan asal perempuan ya mas….
about 1 year ago
wah politikus blogger yg kena kasus korupsi mgkn baru belajar ngeblog jd komen2 ga pake moderasi. jdnya masuklah hujatan2 itu …
ya mending buat situs biasa saja, yg ga butuh komen. cukup email. jd setidaknya tdk ada hujatan2 yg bakal buat sakit hati..
about 1 year ago
Jadi bingung mo milih siapa…
Golput juga nggak baik…
Binun…
My last blog post : Tips meningkatkan traffic blog anda
about 1 year ago
kalo korupsi kihajar blehhhhhh
about 1 year ago
heheh kalau nggak bisa ngeblog sendiri, kan ada sekretaris..
lha kalau malah main gila sama sekretarisnya gimana hayo…
about 1 year ago
mungkin kalau nanti kepilih dan bisa korupsi, hasilnya mo dibagi-bagi ke semua bloggers… hehehehehe
about 1 year ago
@Ikeys: Salam kenal juga yaahhh, namanya agak sulit dieja

@Syaiful: terima kasih Pak Saiful yang Caleg. Blognya tambah ramai kan…
@Ryan: tidak ada hubungan yang jelas Mas…., santai saja
@Ndop: menunggu blog politisi yang lebih berkualitas
@Al Hayat: itu dikorupsi sama KPU….
@Kahfi: silakan dibalik saja, isi postingnya disesuaikan
@Donny: Gak ada yang murah, suerrrrrrrr…
@Slikers: kabar baik, masih semangat, wong asal nulis saja..
@Blog Sigit: musti ditengok tujuan awalnya ngeblog, begitu yaaa
@Riannery: Saya juangan dicoblos, wong biasa nyoblos gituuu..
@Afif : statemen yang menarik…, uangnya gak cukup utk beli domain?
@Harianku: Sudah saatnya Mba, yang penting jujur dan terpercaya lahh
@Suryaden: waduhhh, sensitif gitu masukkannya, ntar kalau masuk posting lendir bagaimana hayooo
@Marpall: saya setuju saja, perempuan yang berani, saya suka
@Info gaptek: sudah gaptek tambah bingung trus golput, pilih saja
@Suwung: ikutan meng-hajar
@Madhysta: kalau masih ada yang bukan hasil korupsi, saya memilih itu saja
terima kasih buat semuanya, silakan kalau mau menambahkan komentar di bawah ini.
about 1 year ago
Perempuan memang paling jago ngatur urusan dapur, tapi kalo urusan dapurnya negara belum tentu lebih jago lho, Kang.
about 1 year ago
Hmm…
Kemaren sempet denger juga berita ttg politisi nge-blog itu, Pak.
@Ecko
Bisa diterima.
about 1 year ago
Kalau gak kenal caleg-nya…, langsung aja pilih partainya yang benar-benar sudah teruji “kebersihannya”, siapapun nama calegnya…! (Mau nyebut partai gak enak nih…, nanti dikira kadernya lagi…)
about 1 year ago
Mungkin dia bermaksud menjadikan Blog sebagai media sosialisasi, niru2 OBAMA gicuuuuuu….dia nggak berpikir untuk mengejar pembaca aja susahnya minta ampyun…bagusnya memang tulisannya di buat setahun sebelum dia meluncurkan tulisan, jadi bisa dikenal di ranah blog…..
about 1 year ago
Siapa saja yang sedang merencanakan untuk korupsi, ada baiknya untuk membaca tulisan Pak Munawar ini…
Manteb Pak, mudah-mudahan budaya blogging akan dapat menghancurkan dinasti korupsi di negeri ini…
about 1 year ago
Setuju deh. Sebenernya blog bisa menjadi sarana untuk lebih menyebarluaskan pemikiran dan ide-ide sang caleg. Namun kayaknya masih lebih dominan iklan via papan reklame yach
about 1 year ago
Mantep neeh tulisan ini. blog emang bisa menjadi pisau bermata dua. Bisa bermanfaat ataupun menghancurkan. Dan saya sepakat dengan mas, klau ngeblog sekiranya UUK (ujung-ujungnya korupsi) mending jangan karena menambah buruk citra blogger indonesia yg lain.
about 1 year ago
kebetulan kakak saya adalah caleg propinsi, dan sudah saya buatkan blog nya. insyaAllah amanah dan harus amanah. kita udah deal sejak 10 tahun lalu