Learn To Earn Is The Reason Why I am Blogging
Google Menghapus PageRank Blog ?
Posting terahir Saya untuk kategori Pagerank tertanggal 01 April 2009 dengan judul Jika PageRank Bukan Segalanya tidak juga mendapatkan update terbaru. Mengapa? Sebab Saya hampir-hampir sudah tidak memiliki ide terkait dengan PageRank seperti Cara Menaikkan PageRank, Mengapa PageRank Menurun atau Bagaimana Google Memberikan Penilaian Rank sebuah Page atau Blog. Mengapa Page atau Blog?
Ya. Karena ternyata ada kesalahpahaman yang sudah lumrah: PageRank lebih umum diasumsikan sebagai penilaian Ranking sebuah Blog. Padahal, Ranking sebuah Page/halaman/posting juga ternyata dinilai oleh Google. Jika kita sempat memanfaatkan toolbar SeoQuake, kita bisa memeriksa dan melihat Rank setiap Page, bukan hanya Rank sebuah Blog. Tapi, ada kabar bahwa Google Menghapus PageRank, benarkah demikian?
PageRank Distribution Removed From Webmaster Tools: ini judul diskusi di support forum Webmaster Central milik Google. Silakan dicek lebih lanjut untuk mengetahui isi dan maksud dari diskusi tersebut. Sedikit demi sedikit, Saya sudah mencoba memahaminya. Sehingga boleh jadi, pemahaman Saya salah. Oleh sebab itu, mohon nanti Saya disemprit saja jika salah menyimpulkan. Ternyata, PageRank HANYA satu dari sekitar 200-an signal dan parameter yang dipakai Google dalam konteks pengindekan-perayapan-perangkingan atau crawled-indexed-ranked.
Lalu makna strategis PageRank seperti apa? “We’ve been telling people for a long time that they shouldn’t focus on PageRank so much; many site owners seem to think it’s the most important metric for them to track, which is simply not true. We removed it because we felt it was silly to tell people not to think about it, but then to show them the data, implying that they should look at it” (Susan Moskwa Google Employee).
Kesimpulan Saya, PageRank sudah tidak sepenting sebelum diremove dari Webmaster Tools. Pagerank juga seharusnya sudah tidak penting banget untuk dikejar-kejar. Sebab, menurut asumsi Saya, rata-rata blog Indonesia juga menthok di PR3. Ini kesimpulan berdasarkan asumsi, bukan survey. Tapi, PageRank sangat mungkin masih berpengaruh bagi kualitas linkbuilding. Sementara, masihkah broker Paid Review mempertimbangkan dan menjadikan PageRank Blog sebagai syarat utama? Atau demikian, apakah Google masih akan melorot PageRank Blog yang digunakan sebagai media Paid Review?
Incoming search terms for the article:| This entry was posted by Munawar AM on October 24, 2009 at 10:55 AM, and is filed under PageRank. Follow any responses to this post through RSS 2.0. You can leave a response or trackback from your own site. |

about 4 months ago
dari dulu gak pernah dapat PR, bodo amat lah.. hehe…
about 4 months ago
Mas nannya kenapa ya? blog kita kafang kala dianggap spam padahal rasanya ngak pernah tu mau coba bikin spam. Spam aja ngak ngerti. Kayak nasib blog saya http://www.produkcasio.blogspot.com dianggap spam. Padahal smua konten isinya sama dengan blog saya lainnya http://www.casioproduk.blogspot.com, sampai sekarang blog yang satu ini tetap jalan