Learn To Earn Is The Reason Why I am Blogging
Selingkuh Memicu Kekerasan?
Kekerasan Dalam Rumah Tangga / KDRT rupanya masih berlanjut, dari kasus Manohara ke Kasus Cici Paramida. Bahkan kasus yang menimpa pelantun lagu melayu Wulan Merindu tersebut bisa membuktikan bahwa kekerasan tidak hanya mungkin terjadi di rumah tangga, melainkan justeru terjadi di jalan raya. Sangat transparan terekam kamera bagaimana luka yang dialami Cici Paramida, sehingga ketika mau dijadikan bukti, rasanya tidak usah repot-repot lagi dengan menggunakan tehnik visum segala.
Selingkuh dan Perselingkuhan diduga menjadi akar penyebabnya. Meski hanya bisa melihat dari layar televisi, Saya bisa mengatakan bahwa kasus Cici Paramida versus Ahmad Suhaebi ini tergolong unik. Dengan naluri kewanitaannya, Cici Paramida bisa menangkap basah suaminya tersebut ketika sedang semobil dengan perempuan lain. Dan Cici Paramida melabraknya; ini bukan sinetron melainkan kisah nyata, rupanya.
Selingkuh, baik yang terang-terangan maupun dalam bentuk nikah siri sembunyi-sembunyi ternyata dan terbukti bisa menjadi pemicu Kekerasan Dalam Rumah Tangga; tidak peduli rumah tangga pengusaha, pejabat, anggota DPR, maupun publik figur seperti selebritis. Selingkuh semakin longgar rupanya, sehingga nyaris masuk ke dalam wilayah trend dan gaya hidup, terutama di Kota Besar di mana segalanya sudah memungkinkan.
Sebagai sebuah trend atau gaya hidup, selingkuh dan perselingkuhan perlu mendapatkan perhatian serius, terutama dari diri kita masing-masing. Sebab, godaannya semakin banyak, peluangnya semakin terbuka; dengan dalih apapun yang bisa melegitimasinya. Sampai pada tahap tertentu, jebakan perselingkuhan sebenarnya merupakan tehnik mepermainkan norma-norma pernikahan yang memiliki konsekuensi hukum.
Seseorang bisa saja mengaku dirinya janda atau duda, bujang atau perawan, untuk melegitimasi perselingkuhan. Mengapa bisa melakukan pengakuan-pengakuan semacam ini? Menuruti hawa nafsu. Itu saja. Namun, pengakuan-pengakuan semacam ini juga diberikan kesempatan dengan munculnya praktek-praktek penyediaan dokumen ilegal; semacam dokumen perceraian (surat bukti cerai), buku nikah aspal (asli tapi palsu) yang dikeluarkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
Dengan demikian, potensi selingkuh sebagai trend atau gaya menjadi sangat terbuka. Akibatnya, bukan tidak mungkin kekerasan dalam rumah tangga akan semakin meningkat angka kejadiannya. Bagaimana dengan penerapan Undang-Undang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga? Masih jauh dari ideal, selain sosialisasinya kurang efektif, UU KDRT tersebut juga ternyata masih kontroversial.
Incoming search terms for the article:| This entry was posted by Munawar AM on June 18, 2009 at 9:40 AM, and is filed under Opini Saya. Follow any responses to this post through RSS 2.0. You can leave a response or trackback from your own site. |

about 1 year ago
benar masih jauh dari harapannya…kekerasan susah dihentikan butuh proses yang lama…tapi saya berpikir bila UUD KDRT bisa dipatuhi jadi damai di rmh tangga…..tp kenyataan belum bisa
about 1 year ago
Hey, nice post, very well written. You should post more about this.
about 1 year ago
Selingkuh pada dasarnya karena rasa jenuh dengan pasangan dan ingin mencari suatu variasi atau pengalaman baru. Tapi kalo sampe menyakiti pasangan lama, itu keterlaluan namanya.
about 1 year ago
Lebih baik bercerai aja deh daripada ampe terjadi kekerasan bgitu.
about 1 year ago
usahain jangan selingkuh deh ya..
about 1 year ago
Prof kagak mau selingkuh ah…ntar jadi keras lagi……xixxixixi…
about 1 year ago
Terkadang memang HTW memang masih menjadi masalah utama bagi kita dalam mengarungi hidup ya Kang Nawar. HARTA sering jadi incaran, TAHTA sering jadi incaran dan WANITA sering jadi godaan.
about 1 year ago
saya setuju kang
about 1 year ago
mau selingkuh atau tidak kalo memang suka kekeran gimana coba?
atau yang sadomachohis?
about 1 year ago
@Ridwanox: KDRT hanya salahsatuperangkat saja; lebih utama tentu saling menjaga kedamaianj di lingkungan keluarga.

@RezaFauzi: iya, sama2 berusaha, sejuta saja; setia jujur dan taqwa
@Prof : kalau selingkuh milih sama mahasisinya?? hik hik hik hik….
@Seo: saya kira HTW singkatan apa gitu…., kan sedangtrend singkatan2.
@Rusa: Sampaian anggota DPR yahhhh…. SETujuuuuuu
@suwung: simbiosis mutualism