Mengajak dalam rangka mendidik anak untuk memulai melaksanakan Puasa Ramadhan ternyata tidak gampang.  Banyak hikmah dan pelajaran yang bisa dipetik. Jauh hari sebelumnya, sudah diberikan pemahaman akan datangnya bulan Ramadhan, apa dan mengapa puasa bulan Ramadhan, memberikan pemahaman singkat apa itu Bulan Ramadhan, memberikan pemahaman secukupnya mengapa umat Islam wajib menajalankan Puasa Ramadhan, memberikan pemahaman seperlunya mengapa kita harus menjalankan Puasa Ramadhan, memberikan pemahaman singkat tentang praktek Puasa Ramadhan.

Hari pertama puasa, sudah ada tanda-tanda meyakinkan bahwa anak Saya akan bisa menjalankan puasa. Bangun waktu sahur tanpa rewel. Ikuta makan sahur dan menjelaskan seperlunya mengapa harus makan sahur. Namun, hari pertama puasa,  hanya mampu sampai waktu dhuhur. Harus berbuka puasa,  (Mokel, bahasa jawa timurnya) karena dia merasakan perutnya sakit sekali. Oke, berbuka tengah haripun dilakukan, kemudian puasa dilanjutkan sampai magrib,  dan kembali berbuka puasa untuk kedua kalinya.

Hari kedua, kuat sampai dhuhur, tidak meminta berbuka puasa “siang hari”. Alhamdulillah, rupanya, hari kedua, puasa anak saya lulus. Dia mampu menahan lapar dan dahaga meski tetap harus pergi ke sekolah dan bermain-main sebagaimana dunia anak melaluinya. Mudah-mudahan diberikan kemudahan agar bisa melaksanakan puasa Ramadhan sampai selesai. Sebab sampai hari ke 5 ini, puasanya juga lancar.

Sahabat Blogger….. anda tentu memiliki pengalaman tentang mendidik anak untuk melaksanakan puasa ramadhan. Anak saya baru berumur 8 tahun, dan Ramadhan 1430 ini adalah Puasa Ramadhan yang saya perkirakan dia akan mampu melaksanakannya. Sebelumnya, di tahun-tahun sebelumnya, hanya sebatas berlatih berpuasa. Sebab, latihan berpuasa juga rupanya diperlukan.

Usia 8 tahun mungkin sudah terlambat untuk mendidik anak memulai menjalankan puasa. Tapi, itu sebuah pilihan tentunya. Orang tua memiliki cara masing-masing dalam mendidik anak kapan waktu yang tepat untuk memulai menjalan ibadah puasa. Ada yang mungkin berpendapat; sedini mungkin sebaiknya ditanamkan agar kelak menjadi terbiasa.

Related posts:

  1. Marhaban Ya Ramadhan
  2. Merayakan Ulang Tahun
  3. Ramadhan Bulan Kemerdekaan
  4. Idul Fitri Mudik Spiritual Menuju Fitrah Kemanusiaan
  5. Lomba Menulis Artikel Kemerdekaan RI dan Ramadhan
  6. Objek Wisata Pantai Indah Widara Payung Cilacap
  7. Memperpanjang Usia Dan Mengganti Wajah Blog
  8. Hari Tanpa TV
  9. 21 Nopember Ultah Pernikahan
  10. Apresiasi Untuk Top Commentator