Learn To Earn Is The Reason Why I am Blogging
PNS Selingkuh Dan Cerai Facebook Diblokir
Pemkot Surabaya blokir Facebook, sebab situs jejaring sosial itu mengakibatkan sejumlah PNS di Pemkot Surabaya bercerai dan berselingkuh. “Ada beberapa surat masuk dari PNS yang menyatakan bahwa istri atau suaminya bercerai atau selingkuh setelah aktif di Facebook,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pemkot Surabaya, Yayuk Eko Agustin kepada wartawan di Surabaya, Senin (7/9).
Banyaknya pegawai Pemkot Surabaya yang bercathing ria dengan Facebook pada jam efektif dinas tak sekadar bisa menyebabkan terjadinya kisruh rumah tangga. Aktifitas ini juga mengakibatkan lemotnya jaringan internet di internal pemkot. Karena itu, otoritas Pemkot Surabaya telah mengambil kebijakan memblokir dalam tempo tak tentu Facebook. “Blokir ini belum kita tentukan sampai kapan,” ujar Wali Kota Surabaya Bambang Dwi Hartono.
Ini bukan berita mengejutkan bagi saya. Tapi, ini mungkin layak untuk kita jadikan bahan diskusi lebih lanjut. Ketika status hukum halal-haram penggunaan Facebook secara berlebihan dipersoalkan tempo dulu oleh Forum Pondok Pesantren Puteri se Jawa Timur, mungkin berita pemblokiran Facebook tersebut menjadi semacam argumentasi faktual sekaligus bukti empiris bahwa Facebook berpotensi untuk menggiring Facebooker untuk melakukan tindakan-tindakan menyimpang di luar sana.
Menurut Nancy Kalish, seorang psikolog dan penulis buku “Lost & Found Lovers: Facts and Fantasies of Rekindled Romance”, Facebook memang mempermudah seseorang yang sudah lama tidak bertemu. Kalish mengatakan sebagian orang memang masih penasaran dengan cinta masa lalu. Melalui Facebook, orang-orang dengan mudah bertemu dengan teman atau pacar lama, dan bisa membuat hubungan menjadi lebih dekat baik secara fisik maupun emosi.
Tentu saja, akar penyebab pertengkaran, perpisahan atau bahkan perceraian dan perselingkuhan bukan situs jejaring sosial Facebook itu. Facebook tersebut hanya semacam alat untuk mempermudah mencari orang-orang yang sudah lama tidak bertemu dan berpotensi memunculkan hubungan lagi.
Facebook juga mempermudah user-nya untuk menemukan kawan dan teman baru dengan jalinan hubungan yang baru pula. Baik melalui chatting, e-mail, maupun saling mengirim pesan antar-dinding melalui Facebook memang dapat memicu perselingkuhan. Dan Selingkuh Bisa Memicu Kekerasan Dalam Rumah Tangga Hingga Perceraian.
Untuk itu , Kata Kalish, sebaiknya hindari kontak dengan orang-orang dari masa lalu Anda yang bisa memunculkan rasa penasaran, karena dari hal penasaran itulah, munculnya benih-benih perselingkuhan.
Nah… mengapa fenomena perselingkuhan dan perceraian akibat penggunaan Facebook ini kemudian menimpa Komunitas Pegawai Negeri Sipil PNS? Apa karena akses Facebook yang gratis di kantor? Lho, suntuk bekerja sehingga berpaling ke Facebook? Atau karena lingkungan kerja yang semakin membuka peluang terjadinya perselingkuhan dan perceraian? Mari kita melakukan intospeksi diri.
Jika memang Pemkot Surabaya bisa “membuktikan” kebenaran alasan di balik pemblokiran Facebook, maka ini merupakan tantangan bagi pemerintah, semuanya saja di masing-masing daerah. Karena bukan tidak mungkin, fenomena perselingkuhan dan perceraian akibat penggunaan Facebook yang berlebihan ini juga terjadi di lingkungan kerja di daerah-daerah lain. Jangan kemudian PNS menjadi lupa akan Tupoksi tugas pokok dan fungsi-nya.
Incoming search terms for the article:| This entry was posted by Munawar AM on September 8, 2009 at 3:29 AM, and is filed under Facebook. Follow any responses to this post through RSS 2.0. You can leave a response or trackback from your own site. |

about 11 months ago
about 11 months ago
memang susah, dilingkungan PEMKOT memang tengah terjadi “devil cicle”, dimana suasana kantor, kejenuhan, kesempatan dan pergaulan saling mendukung untuk terjadinya hal tsb.
about 11 months ago
waaa…
gempa fesbuk mas
about 11 months ago
ya
facebook oh facebook
banyak manfaatnya banyak juga mudhorotnya
about 11 months ago
rakyat gaji mrk untuk kerja bukan fb an…
jd setuju deh..
about 11 months ago
wah bahaya tuh selingkuh di facebook
about 11 months ago
saya jadi prihatin. kok ada orang yang rela bermain api di fesbuk. untungnya saya jarang masuk kesana. paling submit artikel, lalu bergegas pergi..
about 11 months ago
Hmm… sebuah langkah aneh. Orang yang selingkuh, facebook yang diblokir. Manusianya saja yang dihukum. Kalau PNS pada selingkuh, pecat saja.
Analoginya begini. Ada seorang polisi yang salah menembak. Harusnya yang ditembak itu penjahat tetapi ternyata yang kena adalah seorang anak kecil. Apakah pestol polisi tersebut disita kemudian polisinya dibiarkan saja. Atau, polisinya diperiksa mengenai kronologi dan sebab musabab salah tembak tersebut kemudian dihukum apabila dia memang lalai dan bersalah?
Nah, sayangnya, untuk alasan lambatnya jaringan internet pemda karena sebagian PNS mengakses facebook, saya setuju. Alasan itu lebih masuk akal untuk memblokir facebook daripada alasan banyak yang selingkuh. Seperti di kantor saya, youtube diblokir pada jam kantor. Youtube boros bandwidth sehingga kadang mengganggu lalu lintas email kantor sehingga alasan memblokir youtube pada jam kantor itu masuk akal.
——————
@Kang Kombor: diriku bahagia banget karena Kang Kombong berkenan berkunjung dan memberikan analogi yang logis. Jadi, Pemkot Surabaya mesti harus mempertimbangkan banyak hal dalam kasus ini.
about 11 months ago
Giman sih caranya selingkuh lewat pesbuk….. ha..ha jadi pengin tahu abis baca masalah ini..
about 11 months ago
Ikut prihatin kalau facebook disalahgunain…
about 11 months ago
Berkunjung lagi nih mau ngucapin semoga sukses selalu dalam menjalankan beribadah puasa khusus muslim
about 11 months ago
about 11 months ago
wah..pengaruh facebook emang mantap..
about 11 months ago
semua kemudahan teknologi selalu berwajah dua: memberi manfaat, atau sebaliknya. tinggal kedewasaan dan moralitas manusia yg menggunakannya bagaimana.
facebook di jam kerja? ampyuuunnn dech….. ingat2 amanah para pembayar pajak dulu sblum facebook di jam kerja.
about 11 months ago
facebook emang dilematis
about 11 months ago
Apa kabar Kang Nawar? Wah! Facebook lagi! Kalo bisa emang harus di blokir aja tu, tapi apa bisa? Yang jelas kita harus tau manfaat dan madlorotnya, benar gak kang?
Btw! Ada Award International Bloggers Community Award untuk blog Kang Nawar dari blog Indonesia Menulis. Saya harap kang Nawar bersedia mengambil dan menyebarkannya.
Terima kasih! Salam hangat Blogger Indonesia.
about 11 months ago
iya emang bener buanget kang, aku juga hampir seperti itu…wuakakakakakakakaka
about 11 months ago
Teknologi ibarat pisau yang penggunaannya tergantung orang yang bersangkutan termasuk facebook
about 11 months ago
Wah FB ada dampak negatifnya juga ya???? untung nggak punya akun FB……. blog aja nggak sempet diupdate palagi maen FB………
about 11 months ago
Ana-ana Wae ya… ^_^