Learn To Earn Is The Reason Why I am Blogging
Natal Di Antara Dua Tahun Baru
Sekitar satu tahun yang lalu, Saya pernah menulis artikel Hijrah Di Antara Natal Dan Tahun Baru. Waktu itu, artikel ditulis sekedar refleksi memperingati event Tahun Baru 1430 Hijriyyah yang memang jatuh di antara Hari Natal dan Tahun Baru Masehi. Tahun 2009 kali ini, kita sampai pada Natal Di Antara Dua Tahun Baru, 1431 Hijriyyah dan 2010 Masehi. Jika Sahabat Blogger semua perhatikan, ada yang unik di sini.
Ketiga moment atau event tersebut baik Tahun Baru Hijriyyah, Hari Natal maupun Tahun Baru Masehi, semuanya jatuh pada Hari Jumat. Ini merupakan keniscayaan sejarah dalam siklus kalender yang ada. Pada hari Jumat yang dimaksud, semuanya dihitung sebagai Libur Nasional. Hari Sabtunya sering dikatakan Hari Kejepit Nasional
bagi yang merayakannya.
Saya hendak memaknai ketiga moment tersebut sebagai media melahirkan kembali semangat hidup, semestinya demikian bagi yang memperingatinya. Janganlah keitiga moment tersebut Disambut Meriah Lalu Dilupakan (esensi maknanya). Silahkan diterjemahkan dan diaplikasikan dalam kompleksitas kehidupan ini pada diri masing-masing. Sebagai contoh, aktifitas blogging ada baiknya bisa lebih ditingkatkan semangatnya. Mungkin dengan lebih serius lagi menekuni monetisasi blog, sehingga tidak ada lagi pertanyaan Ngeblog Dapet Apa?
Artikel ini Saya tulis persis di 22 Desember 2009 bertepatan dengan peringatan Hari Ibu. Kalau ingat Ibu, kita pasti ingat Siapa yang melahirkan kita? Jangan dijawab dengan Bidan Desa, sebab tidak semua dari kita tinggal di Desa. Jika kita ingat Ibu yang melahirkan kita, tentu Kita bisa mencontoh bagaimana semangat seorang Ibu untuk kehidupan kita.
Nah semangat itu juga nampak Saya lihat pada diri Ibu Prita Mulya Sari. Di hari Ibu ini, Saya memang berharap Ibu Prita Bebas Murni , tapi harapan itu mungkin tinggal harapan dan doa saja, semoga dalam waktu dekat ini; bukan karena 850 juta rupiah Koin Keadilan Ibu Prita, melainkan untuk Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, Pancasila, Sila ke-5, siapa tahu sudah pada lupa
Ayo, melalui ketiga momentum tersebut, kita bangkitkan semangat hidup agar lebih baik di kemudian hari. Dan untuk membangkitkan semangat hidup, tidak perlu kiranya untuk dihimbau agar Non-Aktif dulu seperti himbauanĀ Pansus Bank Century. Namanya juga himbauan, tidak memiliki kekuatan hukum tetap. Persis seperti himbauan untuk membangkitkan kembali semangat hidup, ia hanya memiliki kekuatan moral dalam hal saling mengingatkan.
Hanya ini posting kali ini. Selamat Hari Ibu, buat Blogger yang termasuk Ibu-Ibu maupun Blogger Calon Ibu.
Incoming search terms for the article:
| This entry was posted by Munawar AM on December 22, 2009 at 12:04 AM, and is filed under Event. Follow any responses to this post through RSS 2.0. You can leave a response or trackback from your own site. |

about 8 months ago
Pertamaxxx!!!
Iya selamat hari ibu. Jadi kangen sm Almarhumah Ibu Saya tercinta..
about 8 months ago
semoga, di tahun mendatang, kita menjadi probadi yg semakin baik..
about 8 months ago
selamat hari ibu,tahun baru hijriyah. . natal dan tahun baru lagii. . .
about 8 months ago
selamat hari ibu
about 8 months ago
Salam silaturahim dari Lereng Muria
Sambil mengucapkan Selamat Hari Ibu tapi ndak mudeng yang keberapa ini yah?
Semoga Ibu-ibu di Indonesia masih semangat buat ngeBlog
about 8 months ago
selamat tahun baru islam kang…
about 8 months ago
selamat hati ibu kang, sukses selalu yah.
keep spirit and stay cool
about 8 months ago
Selamat tahun baru Islam 1431 H
Selamat hari Ibu Kang Anwar,
about 8 months ago
selamat tahun baru, selamat hari ibu..!
about 8 months ago
Wah makasih kang nawar…khan diriku udah ibu2 (2 anak)
Kira2 nanti akan ada hari bapak nggak ya ??
about 8 months ago
Kejadian-kejadian seperti itu rasanya tidak mungkin kebetulan saja. Pasti ada maksud di balik semua itu, yang butuh kejelian luar biasa untuk mengungkapnya. Termasuk juga terungkapnya berbagai macam peristiwa yang melibatkan ibu-ibu dalam perkara hukum di negeri ini. Semoga saja menjadi bahan refleksi.
about 8 months ago
@All, terima kasih, semoga harapan kita di tahun baru ini bisa menjadi kenyataan. AMin
@Diah: gak akan ada Hari Bapak, yang ada Bapak Hari [Hariyanto, Harisudin, Hari Gini….
@Eko: Ibu-ibu makin berani menyuarakan keadilan, sudah saatnya memang.
about 8 months ago
semoga tambah sukses trus kang ? dengan berbagai moment-moment ini
,
about 8 months ago
Tahun baru H, hari ibu, dan tahun baru M
semoga hari ini lebih baik dari kemaren dan kedepan akan jauh lebih baik lagi dari kemaren dan hari ini. Sukses selalu tuk Kang Nawar dan para pembaca …. blog ini ………
about 8 months ago
Setiap momen seremonial hendaknya kita resapi esensinya ya Kang. Jangan sampai terlena dengan seremonial yang bersifat lahiriah belaka.