Postingan ini Saya Download dari http://pestablogger.com dengan sedikit perubahan untuk penyesuaian halaman tanpa mengurangi satu hurufpun dari naskah aslinya, sebagai berikut:

SIARAN PERS: PESTA BLOGGER 2008
Muhammad Nuh: “Blogger punya kontribusi positif terhadap masyarakat”

Jakarta, 22 Oktober 2008—Pada tahun 2008 ini, Pesta Blogger sebagai ajang temu nasional blogger terbesar di Indonesia akan memperlihatkan bagaimana para blogger dan komunitasnya masingmasing dapat memainkan peran konstruktif di tengah masyarakat. Pesta Blogger 2008 ini rencananya akan digelar pada hari Sabtu, 22 November 2008 mendatang di Gd. BPPT II, lantai 3, Jl. MH. Thamrin 8, Jakarta.

“Tema Pesta Blogger 2008 adalah “blogging for society” atau nge-blog untuk masyarakat. Beberapa bulan belakangan ini, para blogger dan komunitas blogger dari berbagai daerah di Indonesia juga telah menyelenggarakan berbagai aktivitas sosial untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di sekitarnya,” ujar Wicaksono, Ketua Panitia Pesta Blogger 2008.

Jika tahun lalu Pesta Blogger yang pertama menarik perhatian lebih dari 500 blogger dan peminat blog dari seluruh Indonesia, tahun ini Panitia Penyelenggara telah bersiap diri untuk mengantisipasi jumlah peserta hingga dua kali lipat, yaitu 1,000 orang.

“Seiring dengan semakin populernya blog di Indonesia, para blogger juga memiliki pengaruh yang lebih besar di tengah masyarakat,” tambah Wicaksono. “Di Bali, Makassar, Jogjakarta, dan Jakarta, misalnya, komunitas blogger di daerah-daerah tersebut telah memulai aktivitas sosial yang melibatkan sekolah, rumah sakit jiwa, sampai mengumpulkan buku-buku untuk anak-anak yang kurang mampu. Ini merupakan perkembangan yang sangat menggembirakan, sekaligus positif.”

Hingga saat ini, terdapat lebih dari 300 ribu blogger di Indonesia, dari angka 150 ribu yang tercatat pada Pesta Blogger tahun lalu. Hal ini tentunya menunjukkan pertumbuhan blog yang sangat pesat. Pesta Blogger sendiri digelar sebagai forum alternatif bagi para blogger di Indonesia untuk bertemu muka secara langsung, saling bertukar informasi dan memicu diskusi, serta memperluas jaringan—agar ke depannya mereka dapat bekerja sama untuk melakukan hal-hal positif yang mampu memberikan dampak yang lebih besar terhadap masyarakat.

Dengan dukungan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI, Pesta Blogger 2008 juga menambah rangkaian aktivitasnya dengan mengundang beberapa blogger dari mancanegara untuk mengunjungi Bali dan Jogjakarta dalam sebuah blogging trip; sebelum bergabung dalam ajang Pesta Blogger 2008 di Jakarta pada 22 November. Dalam blogging trip ini, para blogger mancanegara akan berbagi kesan mereka terhadap potensi pariwisata Indonesia serta komunitas blogger yang mereka temui dalam perjalanan melalui blog mereka masing-masing.

Tahun ini Pesta Blogger 2008 juga meluncurkan kompetisi foto; di mana para peminat fotografi diminta untuk menerjemahkan tema “blogging for society” dari balik lensa kamera. “Dengan semakin berkembangnya fasilitas photoblogging yang ada, kami juga ingin turut memperkenalkan blog terhadap komunitas fotografi di Indonesia. Itulah sebabnya ajang ini terbuka bagi para blogger maupun nonblogger yang gemar memotret,” tambah Iman Brotoseno, Penanggung jawab Pesta Blogger Photo Contest 2008.

“Pemerintah dan Depkominfo memberikan kebebasan yang seluas-luasnya bagi para blogger untuk menyuarakan pikiran, perasaan, dan pendapatnya yang cerdas dan bermoral etik melalui blog mereka masing-masing. Kebebasan merupakan salah satu syarat tumbuhnya kreativitas. Kami percaya bahwa blogger punya kontribusi positif terhadap masyarakat, sehingga bagi kami, yang terpenting adalah mendukung setiap aktivitas positif yang dilakukan para blogger, yang nantinya bisa berdampak luas pada masyarakat,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Republik Indonesia, Muhammad Nuh.

Hari ini, Panitia Penyelenggara Pesta Blogger juga menandatangani perjanjian sponsorship dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat sebagai salah satu sponsor utama yang paling awal memberikan komitmennya untuk mendukung acara ini.

“Awalnya, kami terkejut karena Kedubes AS bersedia mensponsori acara ini, tetapi setelah berbincang dengan mereka, ternyata jelas bahwa mereka juga memiliki pandangan yang sama dengan para blogger, yakni kepercayaan akan adanya hak individu untuk mengekspresikan diri secara bebas,” tambah Wicak.

“Kedutaan Besar Amerika Serikat merasa bangga untuk mensponsori ajang tahunan Pesta Blogger yang kedua pada 22 November mendatang. Blogging merupakan bentuk kebebasan berekspresi yang berasal dari Amerika Serikat beberapa tahun lalu, dan seperti halnya jazz di abad lalu, kini blogging telah mendunia, dan telah diadaptasi secara lokal di Indonesia, dan secara unik mempengaruhi media dan masyarakat. Blogging adalah bentuk kebebasan berbicara yang individualis dan egaliter. Ini memberikan orang awam sebuah wadah untuk menyuarakan opini mereka, dan memungkinkan mereka untuk menjadi jurnalis warga, aktivis komunitas, juga guru. Melalui blog, warga masyarakat didukung oleh teknologi untuk dapat memberikan kontribusi yang penting bagi masyarakat dan negaranya,” ujar Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Cameron R. Hume.

Tentang Pesta Blogger

Pesta Blogger merupakan ajang temu nasional blogger yang pertama kali digelar pada 27 Oktober 2007 tahun lalu, sebagai forum alternatif bagi para blogger di Indonesia untuk bertemu muka secara langsung, bertukar informasi, memicu diskusi, serta memperluas jaringan. Pada kesempatan tersebut, Menkominfo Muhammad Nuh juga menetapkan tanggal penyelenggaraan Pesta Blogger yang pertama (27 Oktober) sebagai Hari Blogger Nasional. Acara ini digagas oleh konsultan kehumasan Maverick bersama Digital Media Agency Bubu.com

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Pesta Blogger 2008, silakan mengunjungi
http://pestablogger.com/ atau menghubungi:
WICAKSONO, Ketua Panitia HANNY KUSUMAWATI, Event Manager
08111 70 649 / wicak_tempo@yahoo.com 0816 165 3739 / hanny@maverick.co.id