Learn To Earn Is The Reason Why I am Blogging
Teroris Tertangkap Di Cilacap
Inilah berita terhangat dan terbaru dari kampung Halaman Saya; Teroris Ditangkap Di Cilacap. Persisnya di Desa Danasri Lor; desa yang saya tahu sebagai basis muslim yang taat, jauh dari perkotaan dan selama ini adem ayem saja. Berita ini mengejutkan memang, sebab, masyarakat di sekitar lokasi penangkapan Saefudin Zuhri –yang diduga terkait Jaringan Terorisme– tidak tahu menahu kronologi penangkapan tersebut. Ya. Karena ini memang skenario dan pekerjaan Densus 88 Anti Teror yang tidak mungkin diketahui masyarakat umum.
Apa yang bisa kita petik dari kasus ini? Ternyata Jaringan Terorisme di Indonesia masih ada, belum mati dan sangat mungkin masih terus bergerak. Lepas dari perdebatan mengenai terorisme dan Islam, wajah negeri ini tak kan pernah terhapus lukanya akibat tindakan anarkis, pembunuhan massif dan sporadis seperti Bom Bali yang pelakunya sudah dieksekusi mati, juga di Cilacap, persisnya di Lembah Nirbaya, Nusakambangan.
Jika selama ini Cilacap hususnya Nusakambangan dikenal sebagai tempat penahanan para tersangka Terorisme dan Narapidana lainnya, dengan kasus penangkapan Saefudin Zuhri, kini patut diduga juga sebagai tempat persebaran jaringan terorisme, sebab dua tahun silam, Abu Dujana ditangkap di Kebarongan Kemranjen Banyumas. Lokasi ini merupakan perbatasan dengan Kecamatan Nusawungu yang masuk wilayah Kabupaten Cilacap; tempat di mana Saefudin Zuhri ditangkap.
Melihat kedekatan wilayah ini, maka patut diduga bahwa persebaran jaringan terorisme sangat mungkin terbentuk dan menyebar meski penyebarannya tetap dengan pola dan cara yang tertutup. Persis seperti pengakuan sebagian masyarakat bahwa Saefudin Zuhri juga tergolong sosok yang tertutup di lingkungan di mana dia tinggal.
Sebagai warga Cilacap, saya berharap kasus ini akan diungkap tuntas dengan tetap memegang azas praduga tak bersalah bagi pihak tertangkap dan proses hukum ditunggu guna mendapatkan keadilan sebagaimana mestinya dan sebagaimana seharusnya.
Untuk Sahabat Blogger semua, tidak ada salahnya untuk tetap waspada terhada lingkungan sekitar di mana Anda tinggal. Waspadalah…. waspadalah….. waspadalah…, menirukan Bang Napi (yang tidak pernah keluar dari penjara televisi)
Incoming search terms for the article:| This entry was posted by Munawar AM on June 23, 2009 at 9:52 AM, and is filed under Kampung Halaman. Follow any responses to this post through RSS 2.0. You can leave a response or trackback from your own site. |

about 1 year ago
Rika ora melu ditangkep mbok??
————–
@munawar am: densus ora wani karo den bagus
about 1 year ago
Apakah teroris punya prinsip mati satu tumbuh seribu?
about 1 year ago
teroris memang tak habis2nya ya…..
about 1 year ago
hidup teroris …. lho kok *_*
memang tuch, teroris gak bakal habis, ktika mash ada manusia yang ingin memberontak
about 1 year ago
@ kang bawar,
Rika yang mana? Cewek cantik tetangga saya masih ada kok. Kalo Rika den bagus si empunya this blog gak mungkin ketangkap, soalnya waktu ngangsu kaweruh, beliau pernah belajar ilmu ghaibnya dunia maya.
about 1 year ago
langsung aja jeblosin ke Nusakambangan
about 1 year ago
diselidiki dulu deh… harus…
about 1 year ago
Wah..wah..
Ngeri memang, keberadaan teroris di Indonesia..
Just wasPada ajah dEh..
about 1 year ago
wahh syukur deh kalau udeh ditangkep..
about 1 year ago
Teroris…., proses hukum harus ditegakkan dengan ADIL.
about 1 year ago
Dan ternyata teroris tidak bisa hanya dibatasi oleh densus…blogger juga perlu pro aktip ya….:NB dua hari yg lalu iframe nongol lagi sekarang sudah bersih lagi…saya kok makin bingung karena punya saya sempat mati bet juga:D
——————-
@munawar am: teroris iframe memang masih terus mengancam, Mas. Saya juga telaten memeriksanya.
about 1 year ago
Pretty nice post. I just came across your blog and wanted to say
that I’ve really enjoyed browsing your posts. In any case
I’ll be subscribing to your feed and I hope you write again soon!
about 1 year ago
1 yang saya kagumi dari kegiatan teroris ini : keseriusan dan konsistensinya kepada misinya..
oh ya mas dapet award dari saya diliat ya mas.. thanks
about 1 year ago
Teroris berkedok dakwah juga banyak kayaknya tuh. Semoga masyarakat bisa lebih peka dalam menilai segala aktivitas pengajian atau dakwah tanda kutip
about 1 year ago
seep kang waspada…
sukur deh berkurang terorisnya…
about 1 year ago
hehehe.. mengerikan yaaaaa… seneng tuh bunuh manusia gak tahu apa apa..
Salam Sayang
about 11 months ago
teroris tembak langsung aja, hidup densus kl perlu bentuk hansipsus 88
about 11 months ago
yaaaaa…..saya berdoa smoga densus88 tetap mahir dan pengamanan swakarsa di galakkan lagi