Learn To Earn Is The Reason Why I am Blogging
Cilacap Yang Terkoyak
Cilacap benar-benar terkoyak. Selama bulan Juli 2009 ini, Cilacap identik dengan teror, teroris dan terorisme. Ini karena bom bastisnya pemberitaan media massa sejak Penangkapan Saefuddin Zuhri yang diduga sebagai Kaki tangan Nurdin M Top. Sementara Kapolri Bambang HD menyebut Bom JW Marriott dan Ritz Carlton identik dengan temuan Bom Cilacap di belakang rumah Baridin alias Bahruddin Latif. Baridin yang lolos dari sergapan Densus 88 kemudian diketahui memiliki anak bernama Arina Rahmah yang sampai punya dua anak tapi tidak mengetahui jati diri suaminya, yang (lag-lagi) diduga sebagai isteri dari Nurdin M Top. Oh My God….., jika kemudian semua dugaan itu benar, maka Kampung Halaman-ku Cilacap benar-benar terkoyak.
Keterkoyakan Cilacap sebenarnya tidak semata-mata karena kasus teror-teroris-dan terorisme. Cilacap juga terkoyak karena pemerintahan-nya sampai saat ini tidak sehat sejak Bupati Probo Yulastoro ditahan di LP Kedungpane Semarang atas dugaan kasus korupsi. Beberapa waktu yang lalu, seorang pejabat ditahan karena diduga terkait dengan kasus Korupsi Pengadaan Komputer Simpemdes yang berpotensi merugikan negara 6 milyar lebih. Beberapa hari yang lalu, Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap juga ditahan karena dugaan kasus pengadaan tanah pembangunan PLTU Bunton Adipala; mega proyek setelah sukses pendirian PLTU Karangkandri Cilacap.
Gambar: PLTU Karangkandri Cilacap Menyuplai Pasokan Listrik Jawa Bali
Beragam analisis dikemukakan oleh masing-masing pengamat dan mereka yang menjadi pakar; persebaran teror teroris dan terorisme di Cilacap karena masyarakat Jala Bhumi Wijaya Kusuma Cakti ini sangat permisif. Pengamat lain mengatakan ada alur sejarah DI/TII di mana Cilacap pernah menjadi sarang para opportunis pendirian Negara Islam Indonesia itu.
Saya menemukan Dokumen Jama’ah Islamiyyah dalam Buku Negara Tuhan karya Agus Maftuh. Disebutkan di sana bahwa Cilacap merupakan bagian dari jaringan Teritorial Wakalah Jawa Wustho yang masuk dalam Katibah / Korwil Banyumas, di samping Kabupaten lain di wilayah tersebut. Jaringan teritorial ini bersifat Sirriyah alias tersembunyi dan tidak diketahui oleh publik.
Ada atau tidaknya keterkaitan antara teror teroris dan terorisme yang bersembunyi di Cilacap dengan JI, sudah kabur karena JI sendiri mengklaim tidak ada hubungannya dengan Bom JW Marriott. Sementara klaim lain dikemukakan sebagai ada kaitannya dengan Kelompok Nurdin M Top sebagai media ekspansi Al Qaidah pimpinan Usamah Bin Laden. Sumber yang saya temui menyatakan, buron bernama Baridin alias Bahruddin Latif pernah “Berjihad” di Afghanistan, ikut terlibat dalam Kasus Poso dan Konflik Ambon.
Ada struktur tentu ada pergerakan, meski harus menempuh jalan sembunyi-sembunyi. Ya, karena sembunyi-sembunyi adalah cara mereka. Kamuflase yang dimainkan mereka bisa mengecoh masyarakat pada umumnya. Masyarakat baru tahu kalau si A dan si B masuk dalam jaringan teror teroris dan terorisme setelah ada penangkapan, penggerebekan dan aksi-aksi lainnya.
Ini yang menyebabkan masyarakat Cilacap tidak mengetahui ada gerakan bawah tanah dari mereka, karena mereka juga bisa beradaptasi dengan masyarakat pada umumnya tanpa memberikan sinyal yang mencurigakan. Ini pula yang menjadikan masyarakat semakin resah, ditambah pula dengan peruburuan tiada henti sementara Polri belum bisa secara tuntas mengungkap kasus Bom Mega Kuningan yang sudah berjalan lebih dari dua minggu ini.
Inilah ujian berat bagi masyarakat Cilacap beberapa hari terakhir ini. Sementara kasus carutmarutnya pemerintahan yang sudah “tanpa Bupati” dan “tanpa Sekda” menambah track record yang semakin memburuk dan terpuruk. Perlu waktu yang cukup untuk memulihkan ke terkoyak kan Cilacap.
Related posts:
- Teroris Tertangkap Di Cilacap
- Menolak Pemakaman Mayat Atau Jenazah Teroris Di Kampung Halaman
- Terorisme: Indonesia, Australia dan Amerika Serikat
- Nurdin M Top Alias Noordin M Top
- Bupati Cilacap Ditahan
- Foto Wajah Teroris Noordin M Top
- Objek Wisata Pantai Indah Widara Payung Cilacap
- Jamu Tradisional Cilacap
- Menuju Kabupaten Cilacap Barat
- E-Government Pemerintah Kabupaten Cilacap
| This entry was posted by Munawar AM on July 30, 2009 at 9:24 AM, and is filed under Kampung Halaman. Follow any responses to this post through RSS 2.0. You can leave a response or trackback from your own site. |




about 6 months ago
Semoga jangan selalu melihat cilacap dari satu sisi saja. Lihatlah, Cilacap punya banyak tempat wisata yang menarik, indah dan eksotik. diantaranya pantai Teluk Penyu, Widara Payung, Nusakambangan dan kampung laut serta lokasi-lokasi lain yang sungguh indah. untuk yang suka mancing, banyak lokasi mancing di Cilacp yang menantang. penasaran?
——————
@Mas Waris Tukang Mancing: Njenengan leres… ning nek menurut kula, anggaran kangge pemberdayaan tempat2 wisata tesih setitik loch…., tur menawi diperkirakan, justeru warga cilacap katah ingkang plesiran teng nginggil…. kula nggieh asring mancing teng sekitar nusakambangan… kadang nggih nyobi2 teng Klaces…, sekitar Motean, Kalugede, Muara Dua, dan sekitarnya.
about 6 months ago
lha nggih niku, tinimbang tiang clacap sami plesiran ngentekaken duit teng nduwur praketa dan sekitarnya, kan mending cilacap nyiapaken sarana wisata sing memadai, dados duite sami diblanjakaken teng cilacap, terus wargane nggih tumut kesleberan.
about 6 months ago
apapun yang terjadi di cilacap, cilacap harus tetap aman tentram.semua pasti ada hikmahnya.
———
@Fakhri: saya sepakat dengan sampaian… mudah-mudahan demikian harapan kita semua.
about 6 months ago
Miris ada perempuan memilih laki-laki tanpa menggunakan rumus 3B, Miris juga ada laki-laki yang selama ini terlihat “lucky laki” terjebak di kamar berhias jeruji, tambah miris ada tambahan label baru buat penjara suci al pondok pesantren sebagai sarang teroris…n yang bikin puyeng datangnya orang-orang berseragam militer interogasi n minta data lengkap bin lengkip semua santri yang ada…ngrepotin tau !! Kita kan ga punya database se mendetail itu…kang nawar pasti tau laah kayak gimana tata usaha sebagian besar ponpes..y g kang ????
——————-
@Bunda: betul Bun… betul semuanya, makasih sudah mampir di gubuk maya ini.