Learn To Earn Is The Reason Why I am Blogging
Haji Itu Panggilan Tuhan
Musim Haji 2009 sudah tiba. Kloter 44 Embarkasi SOC (Solo) semalam (Jumat dinihari Jam 01.00) diberangkatkan dari depan Kantor (di mana) Saya ikut menjadi panitia pemberangkatannya. Cukup lelah juga. Tapi dengan berbekal iman yang tipis, saya optimis, kelelahan itu berubah menjadi semangat. Mengapa? Karena Saya berkesempatan ikut melayani orang-orang yang sudah dipilih olah Tuhan sebagai tamu-Nya (Dhuyufulloh, Tamu Allah). Ya. Karena Haji Itu adalah Panggilan Tuhan, maka bagi Saya, Calon Jamaah Haji itu adalah orang-orang yang sudah sampai pada tahap Mau dan Mampu menerima dan memenuhi panggilan Tuhan untuk melaksanakan Ibadah Haji.
Menunaikan ibadah haji, memenuhi panggilan Tuhan, menjadi Tamu Allah, Saya yakini sebagai impian dan cita-cita sebagian besar umat Islam. Ada kemauan di sini untuk menyempurnakan Rukun Islam. Tapi kadang tidak ada kemampuan. Belum cukup kemampuan. Sudah mampu tapi tidak ada kemauan. Begitu besar kemampuannya tapi tetap tidak mau atau tidak mau sama sekali menunaikan ibadah haji. Umat Islam dengan tipe seperti ini masih banyak. Termasuk saya. Mau tapi belum mampu
Mengapa Saya katakan bahwa Haji itu Panggilan Tuhan? Ini bisa dilihat dari kalimat Talbiyyah Labbaikallohumma Labbaik, Labbaika La Syariika Laka Labbaik, Innal Hamda Wal Al-Ni’mata Laka Wal Mulk, La Syariika Laka…. yang memiliki arti “Aku penuhi panggilan-Mu, Ya Allah. Aku penuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu. Sesungguhnya segala puji, kenikmatan dan kerajaan adalah milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu.” (Shahih Muslim). Kalimat Talbiyah pasti sering diucapkan oleh para calon Jamaah Haji, atau pada saat anak-anak berlatih melakukan Manasik Haji.
Ada rasa haru selama acara pemberangkatan jamaah haji berlangsung. Ini karena pembawaan emosional Saya saja mungkin. Tapi, melihat realitas yang ada, sungguh keharuan itu tak bisa membendung air mata Saya, ketika mata ini tertuju pada sosok sepasang Kakek-Nenek calon jamaah haji yang sudah cukup renta. Cara berjalan dan fisiknya sudah terlihat lemah. Tapi kerentaan dan kelemahan itu sepertinya sirna oleh Hidayah-Nya. Hidayah bahwa memang sudah saatnya –pada usia senja itu– mereka berdua mau dan mampu memenuhi panggilan Tuhan.
Demikian sedikit artikel menyambut musim haji 2009. Diposting 10 jam lebih sedikit dari prosesi pemberangkatan calon jamaah haji. Mudah-mudahan mereka semua diberikan keselamatan selama perjalanan. Bisa menunaika syarat rukun haji sebagaimana mestinya. Bisa menyempurnakan ibadah-ibadah sunnah yang mengiringi ibadah haji. Dan bisa kembali ke Kampung Halaman dengan selamat. Gambar diambil dari www.vivanews.com.
Incoming search terms for the article:
| This entry was posted by Munawar AM on November 6, 2009 at 11:46 PM, and is filed under Opini Agama. Follow any responses to this post through RSS 2.0. You can leave a response or trackback from your own site. |

about 10 months ago
insya Allah klo gaji dari adsense dah mumpuni bakal naik haji bersama keluarga…
about 10 months ago
Saya doakan segera menyusul Om Joko ke Tanah Suci om.. Aminn..
about 10 months ago
Orang kalau sudah jompo, akan terasa berat untuk melakukan rukun ibadah selama haji, karena fisiknya sudah mengalami banyak kekurangan. Jadi selagi masih muda dan badan masih kuat, lebih baik segera naik haji. Karena haji itu, adalah hutang kita kepada Tuhan.
about 10 months ago
iya bener om…
visit me
about 10 months ago
ada juga orang kaya yg sering bilang “belum ada panggilan dari Tuhan” yang menurut saya itu justru jadi kalimat ngeles buat mereka yg sudah mampu. Gimana mau dipanggil, daftar aja mereka belum..hehehe
about 10 months ago
“Tapi dengan berbekal iman yang tipis, saya optimis, kelelahan itu berubah menjadi semangat.”
kok tipis kang? hehehehe… Saya mau naik haji tahun ini sebenarnya kang, tapi sayang ongkos gak punya … wkwkwkwkwk…
kabuuuuuuuur
about 10 months ago
Lagi ikutan ptogram-program penghasil yang dari internet kalau udah nyampai dananya mau juga lihat mekkah dan madinah
about 10 months ago
mau naik haji kalau rezekinya mencukupi.
about 10 months ago
kalau ada uang banyak mau naik haji.
about 10 months ago
maapkan kekhilafan salah ketikku kang, ngga bakalan terulang lagi. Untung WP yah klo di blogspot susah ngeditya, pilihannya langsung remove doang,xixixi
about 10 months ago
Selamat menunaikan ibadah haji bagi yang melaksanakan.
about 10 months ago
kapan kita bisa berangkat ya kang?
betapa nikmatnya …
about 10 months ago
Panitianya udah naik haji pa belum?? Insya Allah sebelum 2020 kita bisa berangkat kesana. Amin
about 10 months ago
doh saya masih belum ada panggilan dari Tuhan buat berhaji
about 10 months ago
insyaalah…, amin….
about 10 months ago
Lha sampean kapan Pak…?
about 10 months ago
Semoga saya bisa ikut menyusul
about 10 months ago
salam bahagia, Maksudnya mampu untuk pergi dan mampu untuk yang tinggal. Atau memang mampu tidak mau pergi dengan alasan tidak ada panggilan.
about 10 months ago
semoga kita semua diberikan kesempatan untuk menunaikannya.. amiiin
about 10 months ago
@Laurentina: semalem (10 Nop, pukul 00:15) pemberangkatan terakhir dari Kloter yang ada; saya mendapati salah satau Calhaj yang sudah memakai Kursi Roda; Subhanalloh….. dia berangkat juga akhirnya untuk memenuhi panggilan itu. Dia akan lunasi hutangnya kepada Tuhan


@Kodil: kasih tahu mereka, banyak Bank yang sudah menerima pendaftaran Haji
@Gudang Informasi: kok tipis…., Saya memang imannya masih tipis, Mas. Kalau ngaku-ngaku tebal iman, ntar dikira Riya lagieh
@Master Money: Bisa Haji dari Bisnis Internet, sebuah cita-cita sangat mulia, Mister
@Sewa Mobil Murah: betul, dan harus diihlaskan untuk itu
@Internet Marketing Pemula: kapan yaahhh? Sesuai jadwal saja.
@Khairuddin Syah: kalau panitia seperti saya, ya belum Mas.
@Bujang: Ya….. pinginnya segera, tapi ya itu tadi, belum mampu
@Alhejawi: semoga kita bisa menyusul, amin
@Pakwo: salam bahagian kembali.
@Strategi Blogging: Amin… 3x